Monday, March 28, 2022

Mackie CR StealthBar



Desktop PC Soundbar with Bluetooth

CR StealthBar adalah varian baru desktop system CR Series yang didesain untuk menghadirkan hi-freq yang crisp, midrange yang jernih dan bass yang punchy dalam desain soundbar yang ringkas.

Sama seperti seri CR lainnya, StealthBar juga mengadopsi desain akustik dan tuning khas Mackie yang legendaris untuk menghasilkan suara live dan pengalaman studio yang mengagumkan ke meja sebagai bagian dari desktop system.


Fitur CR Stealthbar

• Desain desktop yang ringkas sangat cocok untuk sebagian besar monitor
• Desain dan tuning akustik Mackie yang legendaris
• 3 preset peningkatan suara yang dapat dipilih: Musik, Suara, Game
• Kontrol Mute
• Konektivitas USB untuk Mac/PC
• Input stereo 1/8”
• konektivitas Bluetooth
• Output stereo 1/8”
• Kaki yang dapat diganti untuk penyesuaian ketinggian
• Dimensi: (PxLxT) 4 x 18,7 x 3 inci / 102 x 475 x 76 mm
• Berat: 2 kg

Friday, March 25, 2022

Mackie M•Caster Live


Portable Live Streaming Mixer

Bukan sekedar mixer yang dirancang ulang, akan tetapi M•Caster Live adalah live mixer yang didesain sepenuhnya dari bawah untuk pembuat konten dan berbagai kebutuhan unik mereka. Baik Anda seorang social streamer, gamer, podcaster atau DJ, M•Caster Live memiliki fitur yang memudahkan untuk membuat konten dan menyebarkannya ke seluruh dunia.

M•Caster Live adalah solusi audio streaming terbaik, dengan kemampuan untuk terhubung langsung ke jack headphone smartphone pengguna, atau melalui USB ke komputer yang menjalankan OBS (atau perangkat lunak serupa). Karena M•Caster Live dirancang agar portabel, Anda bahkan dapat menyalakannya dengan baterai eksternal – tidak memerlukan daya listrik. Fitur ContourFX™ berbasis preset untuk menciptakan suara berkualitas pro dengan satu tombol.


Fitur StreamFX™ voice changer akan memungkinkan Anda menyamarkan suara, atau bahkan menginspirasi Anda untuk membuat karakter baru. Kemas dalam M•Caster Live Sling Bag yang dibuat khusus (dijual terpisah) untuk membawa kemanapun saat bepergian.



Ingin streaming dengan smartphone Anda? Cukup sambungkan kabel 1/8″ dari jack headphone ponsel langsung ke M•Caster Live dan siap digunakan saat itu juga. Jika Anda menggunakan Mac atau PC, konektivitas USB mengubah M•Caster Live menjadi audio interface. Anda bahkan dapat menggunakan mikrofon profesional favorit untuk M•Caster Live. Akan tetapi tidak hanya itu saja, M•Caster Live juga bagus untuk DSLR, Headset dan Smartphone juga. Untuk monitoring, tersedia output headphone dan monitor studio khusus.




Tuesday, March 22, 2022

Radial SB-5

Compact Stereo Laptop Direct Box

Radial SB-5 adalah passive stereo direct box yang sangat ideal dan mudah untuk menguhubungkan laptop, tablet, smartphone atau perangkat playback lain ke perangkat pro audio atau PA System. Tinggal colokkan kabel mini jack / konektor 3.5mm (1.8” TRS) yang telah tersedia pada unit SB-5 ke perangkat sumber audio esperti tersebut diatas, selanjutnya sinyal akan ditangani oleh SB-5 menuju ke PA System yang jaraknya cukup jauh tanpa khawatir timbul noise.




Fitur utama SB-5 untuk mengelola sinyal dari sumber audio dengan output tinggi adalah sepasang transformer yang dirancang khusus untuk membalans dan mengkonversi impedansi sinyal. Keuntungan dari penggunaan isolated transformer ini adalah mampu mengeliminasi hum, buzz dan berbagai distorsi yang disebabkan oleh ground loops secara optimal. Dan yang lebih memudahkan lagi adalah tanpa memerlukan power untuk mengaktifkannya.


Para sektor interface, SB-5 memiliki sepasang TRS Out 1/4" yang dapat digunakan untuk operasional secara stereo (left & right) dan sebuah XLR Out (mono) untuk lebih menghemat channel pada mixing console atau Main PA System.


Meskipun dengan design yang sangat ringkas dan kecil, SB-5 sangat mumpuni dalam memberikan respon yang linear dengan phase shift mendekati nol dan distorsi kurang dari 0.2% pada seluruh rentang frekuensi. Hal ini membuat SB-5 sangat ideal untuk playback via PA System, Audio-Visual Integration dan portable DJ Setup.


#Radial #RADIALSB5 #SB5 #RADIALSTAGEBUG #STAGEBUG#DIRECTBOX #DIbox #directbox

Friday, February 4, 2022

Direct Box vs Preamp : Panduan Memilih Perangkat Untuk Gitar Bass dan Instrumen Akustik.

  


Banyak pemain gitar akustik dan bass yang masih bertanya-tanya perihal direct box dan preamp; manakah dari keduanya yang jadi pilihan tepat untuk instrumen dan berbagai keperluan mereka? Jika mereka yang secara teratur tampil di atas panggung atau merekam di studio, sangat penting untuk memiliki direct box berkualitas untuk menghubungkan instrumen dengan peralatan preofessional audio. Lalu kapan dan dimana kita harus mempertimbangkan untuk menggunakan preamp? Artikel ini dapat dijadikan navigasi bagi pemain gitar akustik, pemain bass serta instrumentalis akustik lainnya, untuk mempermudah dalam menentukan pilihan yang tepat untuk kebutuhan mereka.

 

Direct Box

Direct box memiliki dua tujuan utama; yang pertama adalah untuk mengambil sinyal dari gitar atau instrumen Anda dan mengoptimalkannya untuk dimasukkan ke dalam peralatan audio pro seperti sistem PA, mixer, atau perangkat perekaman. Hal ini memerlukan konversi audio dari koneksi level instrumen ber-impedansi tinggi dan tidak seimbang (unbalance) ke sinyal microphone level impedansi rendah dan seimbang (balance). Penggunaan DI box juga memberikan manfaat tambahan yang memungkinkan kita untuk menghubungkan output DI melalui kabel panjang hingga 300ft tanpa degradasi sinyal audio yang signifikan atau kebisingan. Penggunaan kedua untuk DI box adalah untuk memisahkan sinyal asli (biasanya dari keluaran berlabel Thru) yang dapat digunakan untuk memberi umpan sinyal (feed) ke amplifier terdekat, baik untuk monitoring di atas panggung maupun untuk merekam dengan mikrofon.

 

Mari kita ambil contoh salah satu DI Box yang populer di kalangan musisi dan menjadi salah satu yang terbaik di dunia; Radial JDI. Radial JDI adalah DI Box pasif terkemuka di industri ini, yang berarti DI Box ini dapat dengan mudah ditemukan di studio dan di berbagai panggung di seluruh dunia, termasuk nama-nama besar dalam industri musik dan audio yang menggunakannya. Salah satu alasannya adalah karena DI box ini dibuat dengan pendekatan tanpa kompromi untuk mempertahankan kemurnian tone dan integritas sinyal instrumen; yang mana JDI memiliki fitur trafo Jensen premium untuk tujuan ini. Transformator berkualitas tinggi adalah yang membuat DI Box pasif berfungsi baik dan dapat menangani level sinyal input yang sangat ‘hot’ sekalipun dengan tanpa distorsi, yang membuatnya ideal untuk perangkat dengan gain tinggi seperti bass aktif dan pedal-chain gitar. DI box berbasis transformator juga memiliki kemampuan untuk men-saturasi-kan sinyal pada tingkat input tinggi daripada memotong sinyal, itulah sebabnya pemain gitar akustik yang menggunakan preamp bawaan menyukai cara ini, karena dapat menghaluskan nada mereka dan menjaga tone tetap terdengar natural. Sebagai manfaat tambahan, JDI mudah digunakan di tempat mana pun karena tidak memerlukan daya eksternal untuk mengoperasikannya.

 




Contoh lain adalah Radial J48. J48 adalah direct box aktif, artinya perangkat ini membutuhkan daya (dalam bentuk phantom power 48V) dari sistem PA atau recording interface saat menggunakannya. DI box aktif berfungsi sebagai unity gain preamplifier dan menjaga serta mencegah degradasi sinyal dan kehilangan frekuensi tinggi yang diakibatkan penggunaan kabel yang panjang. DI aktif akan membantu memberikan 'jangkauan' ekstra ke instrumen pasif seperti alat musik akustik tanpa preamp bawaan atau gitar bass dengan pickup pasif. Kemampuan ini juga membuat J48 menjadi favorit banyak pemain gitar listrik dengan pickup magnetik.

 

Preamp

Sekarang kita bahas preamp, biasa sering disebut juga sebagai preamplifier  (jangan makin bingung dengan istilah mic-preamp, yang secara khusus dirancang untuk membawa sinyal mikrofon ke level-line). Preamp instrumen sering kali memiliki kesamaan fungsi seperti direct box, akan tetapi preamp memiliki fungsi lebih dengan menambahkan footswitch yang dapat memengaruhi performa secara real-time; seperti fitur tone-shaping yang membantu meningkatkan performa tone dari instrumen atau filter yang mengurangi feedback saat tampil di atas panggung. Pada preamp kita mungkin juga menemukan beberapa port koneksi untuk pedal efek, built-in signal booster serta beberapa input yang dapat dialihkan atau dijumlahkan bersama-sama, serta output tuner buffer yang dipasangkan dengan sakelar mute untuk tuning secara senyap di atas panggung. Jika kita lebih tertarik pada kemungkinan memiliki salah satu opsi ini dengan cukup menekan footswitch atau memutar tombol, itu pertanda bahwa kita memang harus mulai mempertimbangkan untuk menambahkan preamp ke signal chain instrumen kita.

 

Jika instrumen dan jenis pickup-nya dapat memandu memilih direct box  mana yang tepat, maka memilih preamp instrumen lebih tentang fitur mana yang sesuai dengan pengaturan dan gaya bermain kita, karena sebagian besar preamp dapat menangani berbagai input. Untuk diperhatikan bahwa jika kita memiliki transduser piezo, maka kita harus memastikan bahwa preamp menyertakan opsi untuk input impedansi tinggi 5Meg ohm atau lebih.




 

Sebagai bahan pembanding, kita akan mengambil contoh Radial PZ-Pre. PZ-Pre tidak hanya untuk ‘memahat dan mempercantik tone’, tetapi juga dapat mempermudah pengaturan yang rumit dan menawarkan beberapa pilihan routing dan pengalihan sinyal. Jika kita ingin dapat beralih instrumen tanpa mencabut kabel, aktifkan pedal efek dan dapat memberikan dorongan ‘clean’ yang lebih bertenaga dari satu perangkat, ini adalah preamp ideal untuk tujuan itu. PZ-Pre dapat dianalogikan sebagai pusat komando untuk pengaturan akustik dengan koneksi untuk input dual instrumen dan sebuah effects loop, serta tambahan dua built-in DI Out – satu Pre-EQ Send untuk mengirim sinyal / feed ke sistem PA, dan satunya Post-EQ Out untuk monitor mix. Preamp ini juga mencakup EQ penuh, dua kontrol level input dan opsi untuk menjumlahkan dua input bersama-sama. Hal ini memungkinkan kita untuk memadukan dua jenis pickup sekaligus untuk nada yang solid dan siap merekam.

 

Kesimpulan

Sekarang mungkin sudah jelas apa yang kita butuhkan untuk perangkat pendukung di studio maupun di panggung live. Mulai dari direct box pasif tanpa repot hingga preamp berfitur lengkap yang dapat dikonfigurasi ulang tanpa batas, ada banyak opsi yang bisa diambil yang sesuai dengan kebutuhan setiap musisi. Semoga artikel ini memberi gambaran dari banyak pilihan yang tersedia. Jika ingin tahu lebih banyak tentang salah satu produk ini, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Thursday, January 27, 2022

NOVATION Impulse

MiDI Controller Keyboard

Impulse adalah keyboard / midi controller yang responsif dan ekspresif untuk memberi kontrol secara menyeluruh dengan desain keyboard yang presisi. Perangkat ini ditenagai oleh software Novation terbaru Automap control surface, Automap 4, yang menjadikannya kompatibel dengan berbagai DAW / plug-in Anda. Impulse juga memiliki 8 drum pad backlit untuk menciptakan arpeggio, beat, dan mengontrol klip Live. Dengan Impulse, sangat memungkinkan bagi player untuk bermain dan mengintegrasikannya dengan software musik seperti Ableton Live, Logic Pro, Pro Tools, dan software musik lainnya.






 

Precision Keyboard

Impulse memiliki desain tuts keyboard semi-weighted action dan aftertouch yang responsif. Fitur ini dirancang untuk memberikan gaya dan sentuhan khas tuts piano. Selain terasa nyaman saat dimainkan, juga sangat akurat. Hal ini berarti Impulse dapat menerjemahkan ekspresi musik (dari cara Anda memainkan keyboard) dengan sangat efektif. Saat memainkannya, teknologi High Rate Scan (HRS) yang unik akan memindai keyboard 10.000 kali per detik untuk menangkap setiap nuansa performa Anda.Jadi kinerja Anda tercermin persis oleh synth atau instrumen perangkat lunak yang Anda picu. Contohnya seperti organ, synth, dan piano.

 

Full DAW / Plug-In Control Surface.

Impulse memiliki 8 knob, 9 fader dan tombol serta layar LCD khusus (1 fader dan tombol pada Impulse 25), yang memungkinkan untuk mengontrol DAW / Plug-in secara langsung. Novation telah bekerja dengan semua membuat DAW dan plug-in ternama (diantaranya; Reason, ProTools, Logic, Cubase, dan Ableton Live - Impulse) untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan kontrol secara instan dari mixer Anda. Automap 4 juga dirancang khusus untuk memberi kendali penuh atas instrumen dan efek plug-in pihak ketiga, seperti Native Instruments, Waves, atau FXpansion.


Dengan Impulse, Anda juga dapat memainkan drum secara real-time dengan pad yang peka terhadap sentuhan/tekanan untuk memainkan beat, memutar sampel drum dan mendesain arpeggio. Pad ini juga berfungsi sebagai clip launcher beraneka warna di Ableton Live, sehingga Anda dapat mengetahui apakah klip dimuat (kuning), diputar (hijau), atau rekaman (merah).

 

USB Bus Powered

Impulse dapat ditenagai via USB, sehingga Anda bisa mencolokkannya ke Mac atau Windows dan langsung mulai, tanpa perlu power eksternal. Dengan output 5 pin MIDI memungkinkan Anda untuk terhubung ke synth atau modul favorit Anda yang lainnya.

 

Anda dapat memilih antara Impulse versi 61, 49 dan 25-key. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa 25-key mengorbankan faders untuk membuatnya lebih mudah untuk dibawa-bawa.

 

Spesifikasi Novation Impulse

  • 25, 49 or 61 note velocity sensitive piano style keyboard (semi-weighted) with assignable aftertouch
  •  8 multi-colour large backlit velocity sensitive drum pads8 endless encoders (infinite rotation)     
  • 9 sliders (49 & 61 note) 1 slider (25 note)
  •  6 dedicated transport controls
  • Pitch bend and modulation wheels
  •  2 octave / transpose buttons
  • Custom blue-backlit LCD display
  • 6 function buttons (4 with LED indicators)
  • 4 control switch buttons with LEDs (49 & 61 note) 3 control switch buttons with LEDs (25 note)
  • 9 mute / solo buttons plus toggle button (49 & 61 note)
  • Arpeggiator with tap tempo and roll
  • USB B 2.0
  • DC power socket
  • Sustain pedal 1/4” jack socket
  •  Expression pedal 1/4” jack socket
  • MIDI In and MIDI Out din sockets
  • Kensington security slot

Wednesday, January 26, 2022

FOCUSRITE CLARETT+


Focusrite seakan tidak pernah berhenti berinovasi dalam menghadirkan produk-produk perangkat rekaman berkualitas. Baru-baru ini Focusrite merilis Clarett+ Series yang terdiri dari Clarett+ 2Pre, Clarett+ 4Pre dan Clarett+ 8Pre. Secara fisik, unit Clarett+ yang baru hampir tidak ada perubahan yang signifikan dari versi sebelumnya. Hanya terlihat beberapa perbedaan kecil seperti  tombol kontrol putar yang ber-finishing aluminium berwarna abu-abu. Tampilan terbarunya mengisyaratkan sebuah perangkat berselera tinggi dan enak dipandang.


Konfigurasi I/O–nya juga sangat familiar dengan seri sebelumnya: 8Pre memiliki 8-channel input analog dengan mic preamp pada setiap input-nya, dan 10 out analog; sementara 4Pre memiliki 8 input, 4 di antaranya preamps mic dan 4 out. Akan tetapi yang tidak kalah penting adalah 2Pre memiliki sepasang input mic-pre-equippeddan empat output analog. Ketiga interface generasi terbaru Clarett ini juga memiliki jack headphone standar dengan kontrol volume independen – 2 untuk 8Pre dan 4Pre, dan 1 untuk 2Pre.

Clarett+ 2Pre

Clarett+ 2Pre memiliki sepasang input analog dengan konektor kombo XLR/jack pada panel depan untuk memudahkan akses (model lain juga memiliki sepasang input yang dipasang di depan, dengan sisanya di belakang). Mic preamp pada dasarnya sama dengan yang ada di Clarett sebelumnya, dengan headroom tinggi serta distorsi dan noise yang sangat rendah. Dibandingkan dengan tipe lain, Clarett+ 2Pre mendapat perhatian lebih dengan penambahan dynamic range sebesar 1dB, yang pada awalnya 118dB menjadi 119dB. Sementara model Clarett+ lainnya mempertahankan dynamic range input 118dB.

Pada sektor preamp, Clarett+ menampilkan sirkuit analog Focusrite Air yang meniru suara preamp konsol ISA 110 klasik, dengan sakelar impedansi ke 2.2kΩ untuk input mic, serta sepasang high selving boosts untuk menambahkan warna dan membentuk frekuensi tinggi. Fitur ini bekerja dengan sangat baik untuk vokal, yang memberikan kejelasan nafas dan menambahkan kerenyahan suara, serta efektif pada gitar akustik dan elektrik, baik pada metode miking maupun DI.

Clarett+ 2Pre memiliki input optik ADAT tunggal untuk koneksi digital yang memungkinkan untuk menambahkan 8 channel input tambahan (4Pre dan 8Pre menambahkan S/PDIF I/O koaksial, sedangkan 8Pre juga memiliki output optik ADAT). Hal ini menjadikan Clarett+ sebagai recording interface 10-input, yang memungkinkan perekaman band dengan expander ADAT yang sesuai. Port I/O MIDI, yang selalu berguna tidak peduli seberapa lama teknologinya, juga dibawa dari Clarett asli. Kedua inklusi ini secara signifikan meningkatkan potensi ekspansi Clarett+.

Sebagai tambahan, Focusrite juga membundel koleksi plug-in Red 2 EQ dan Red 3 Compressor yang dimodelkan dari perangkat keras legendaris dengan nama yang sama. Meskipun plugin ini sudah lama, akan tetapi performanya terus ditingkatkan untuk menghadirkan suara khas analog yang otentik dengan prosesor minimalis.

Fitur Utama Focusrite Clarett+

  • 10 inputs (2 mic/line/inst, 8 ADAT digital), 4 line outputs
  • Redesigned around new Cirrus Logic converters
  • Focusrite Air preamp technology on both inputs
  • USB-2 over USB-C connection, with cables provided
  • Preamp gain range: +57dB
  • 48V phantom power
  • MIDI I/O and standard headphone output jack
  • Includes Brainworx Focusrite SC and Red Plug-in Suite
  • Optional bus power with 15W USB-C

Tuesday, January 25, 2022

Audio-Technica ATM75

Cardioid Headworn Microphone

Audio-Technica ATM75 adalah mikrofon kondensor headworn dengan polar pattern cardioid yang memiliki respons frekuensi pada rentang 100Hz-13kHz. Mic ini diciptakan untuk performer pada sebuah pertunjukan atau siapapun yang membutuhkan pickup vokal berkualitas profesional dengan operasi hands-free. Modul daya yang dipasang di sabuk pengguna dapat beroperasi dengan baterai atau power phantom.



Untuk mempermudah dalam penggunaan, mic boom didesain se-fleksibel mungkin dengan mounting berporos yang dapat disesuaikan dari kiri maupun kanan. Desain ikat kepala dengan visibilitas rendah memberikan profil penggunaan yang stabil dan nyaman. 


Sebagai kelengkapan, dalam setiap kemasan mic ATM75a disertakan AT8531 power module, AT8139L large windscreen, AT8139S small windscreen, AT8439 cable clip, serta kabel sepanjang  55" (1.4m) yang terpasang secara permanen antara mikrofon dan modul daya. 



Element

Fixed-charge back plate, permanently polarized condenser

Polar Pattern

Cardioid

Frequency Response

100 - 13,000 Hz

Low Frequency Roll Off

80 Hz, 18 dB/octave

Open Circuit Sensitivity

Phantom: -51 dB (2.8 mV) re 1V at 1 Pa 

Battery: -53 dB (2.2 mV) re 1V at 1 Pa

Maximum Input Sound Level

Phantom: 132 dB SPL, 1 kHz at 1% T.H.D.

Battery: 121 dB SPL, 1 kHz at 1% T.H.D.

Dynamic Range

Phantom: 96 dB, 1 kHz at Max SPL 

Battery: 85 dB, 1 kHz at Max SPL

Signal-to-Noise Ratio

58 dB, 1 kHz at 1 Pa

Phantom Power Requirements

11-52V DC, 2 mA typical

Battery Type

1.5V AA/UM3

Battery Current/Life

0.4 mA / 2000 hours typical (alkaline)

Switches

Off, on-flat, on-roll-off

Weight

Microphone: 60 g (2.1 oz)

Power module: 139 g (4.9 oz)

Cable

4.6' (1.4 m) long (permanently attached to microphone), 0.11" (2.8 mm) diameter, 2-conductor shielded cable with TA3F-type connector

Dimensions

Microphone: 20.4 mm (0.80") diameter 

Power module: 84.0 mm (3.31") H x 63.0 mm (2.48") W x 22.0 mm (0.87") D 

Headset: 120.0 mm (4.72") nominal at widest point, 80.5 mm (3.17") flexible boom

Output Connector

Power module: Integral 3-pin XLRM-type

Accessories Included

AT8531 power module; AT8439 clothing clip; AT8139L large windscreen; AT8139S small windscreen; battery

Monday, January 24, 2022

Mackie EM-91CU+

USB Condenser Microphone

Mikrofon kondensor USB Seri Element EM-91CU+ meneruskan tongkat estafet kesuksesan mic EM-91CU serta meningkatkan kualitas perekaman dari 16-bit/48kHz hingga 24-bit/96kHz. Mikrofon baru ini juga menyertakan fungsi mute onboard untuk mengaktifkan mode senyap secara cepat dan output headphone yang membuatnya semakin mudah untuk mendapatkan monitoring atas tangkapan suara yang direkam dengan sempurna.




Fitur Mackie EM-91CU
EleMent Series USB Condenser Microphone
  • USB version of Mackie’s EM-91C desktop LDC
  • Onboard Onyx preamp circuitry supplies big tone, low noise, and high dynamic range
  • Professional-quality sound
  • No knobs, no switches, no fuss — just plug and go
  • Durable construction
  • Predictable cardioid polar pattern
  • Captures audio in film-quality 16-bit/48kHz
  • Included shockmount helps reduce A/C hum, footstep rumble, and typing noise
  • USB cable also included




Spesifikasi Teknis 

Frequency Response:                                       

20Hz-17kHz                                      

A/D Resolution:

16-bit/48kHz

Max SPL:

132dB SPL

Output Impedance:

100 ohms

Signal to Noise Ratio:

78dB

Self Noise:

16dB A weighted

Sensitivity:

-34 dB (±3dB)

Connector:

USB Type B

Requirements - Mac:

OS X 10.11 or later

Requirements - PC:

Windows 7 SP1 or later

Power Source:

USB bus powered


Mackie OnyxGO | Mic

Wireless Bluetooth Clip-on Microphone & Companion App

OnyxGO | Mic adalah cara terbaik untuk merekam suara langsung ke smartphone dengan kualitas suara terbaik, multifungsi dan ukuran yang sangat ringkas secara nirkabel (wireless). Aplikasi perekaman pendamping clip-on mic ini memiliki beberapa fitur istimewa, diantaranya noise reduction untuk memastikan kejelasan suara utama dengan mereduksi suara background / bising, processing vokal profesional dan pembuatan subtitle otomatis. OnyxGO | Mic juga memiliki output headphone internal untuk stereo monitoring secara real-time.




Perlu perangkat perekam suara untuk produksi video? OnyxGO juga didesain untuk dipakai oleh para vlogger maupun video maker untuk pembuatan konten video kreatif mereka. Bahkan pada saat merekam video dengan menggunakan OnyxGO, kamu juga tetap bisa menerima panggilan telpon. Jadi sangat membantu untuk aktivitas interview, podcast, bahkan live streaming melalui smartphone. 



Selain untuk merekam suara dengan kualitas setara perangkat perekam professional, OnyxGO juga dioptimalkan dengan voice-enhancing tools untuk menjadikan suara yang kamu rekam terdengar mewah. Diantaranya voice-changing effects, 5-band EQ dan reverb. Dan yang lebih heat lagi, OnyxGO App dapat dengan otomatis men-trakskrip suara yang kamu rekam.




Jadi kesimpulannya, kelebihan Mackie OnyxGO sebagai berikut:

  • Professional-quality built-in microphone
  • Connects to your mobile device via Bluetooth®
  • Ultra-compact design
  • Clips on to your shirt, jacket, sweater vest, etc.
  • Headphone output
  • Real-time stereo monitoring
  • Onyx preamp circuitry
  • Phone call recording
  • Noise reduction
  • Digitally mix Bluetooth audio and mic signal
  • Digital effects, 5 band EQ, reverb
  • Automatic lip sync
  • AI-powered auto-transcription & subtitle generation
  • CR-Buds Earphones included




Fitur OnyxGO Mic
Wireless Clip-On Mic with Companion App

OnyxGO Mic

  • Professional-quality built-in microphone
  • Connects to your mobile device via Bluetooth®
  • Ultra-compact design
  • Clips on to your shirt, jacket, sweater vest, etc.
  • Headphone output
  • Real-time stereo monitoring
  • Onyx preamp circuitry
  • CR-Buds Earphones included

 

OnyxGO App

  • Phone call recording
  • Record both audio and video in the app
  • Noise reduction
  • Digitally mix Bluetooth audio and mic signal
  • Digital effects, 5 band EQ, reverb
  • Automatic lip sync
  • AI-powered auto-transcription & subtitle generation