Tuesday, April 25, 2017

EAW RADIUS : Menjawab Tantangan Audio Masa Depan


Pabrikan speaker EAW memperkenalkan keluarga barunya dengan nama RADIUS. Varian baru ini dilengkapi dengan speaker point source dan line array serta subwoofer, baik untuk aplikasi portable, live maupun fixed installation. RADIUS tetap mengedepankan ciri khas sound dari EAW yanfg dilengkapi dengan beberapa fitur teknologi seperti EAW Focusing dan DynO, serta teknologi baru OptiLogic. RADIUS juga mengadopsi teknologi DANTE untuk sistem integrasi dan monitoring seluruh sistemnya.

Secara keseluruhan, system RADIUS terdiri dari point source RSX86 & RSX89 8-inch dan RSX126 & RSX129 12-inch (2-way), line array RSX208L (2x8-inch woofer + 2x1.4-inch voice coil compression driver) serta subwoofer RSX12 (single 12-inch dan RSX18 single 18-inch). Satu varian lagi yang akan hadir yaitu co-axial stage monitor 12-inch.


RADIUS juga memperkenalkan terobosan baru dengan memperkenalkan EAW Mosaic, aplikasi untuk iPad yang berfungsi sebagai kontrol, monitoring serta setup seluruh sistem RADIUS. Aplikasi ini lengkap dengan sistem prediksi spl, desain venue dan juga konfigurasi speaker.

OptiLogic dan EAW Mosaic

Fitur pintar dari OptiLogic ini akan sangat membantu dari segi waktu untuk setup dan system tuning. Dengan mengoptimalkan kalkulasi untuk prediksi ruangan dan desain venue, system tuner tidak akan lagi dipusingkan dengan berbagai persiapan untuk setup system. Semua perhitungan dapat langsung dilakukan di venue, bahkan pada saat system tuner belum sampai di venue secara instan melalui aplikasi EAW Mosaic. Dengan catalan, system tuner memiliki detail ukuran dan desain ruangan.

 

Aplikasi ini di desain dengan tampilan dan penggunaan yang mudah. Bahkan untuk system tuner yang baru belajar akan dapat mudah memahami setup dan juga monitoring system ini. Mulai dari desain venue, user dapat memasukan ukuran panggung/stage, target area penonton, outdoor maupun indoor. Selanjutnya untuk setup speaker pun cukup dengan hanya men-drag speaker yang diinginkan. Aplikasinya pun bermacam-macam, user dapat men-drag speaker secara cluster, maupun individual, L/R maupun center, bahkan untuk speaker wedges sekalipun. Prediksi dan teknologi EAW Focusing akan memastikan system anda akan menghasilkan suara yang optimal dan flat di target area penonton yang diinginkan.

 

Teknologi OptiLogic sangat memudahkan untuk mengetahui posisi dan kemiringan sudut didalam cluster array ketika digantung. Hal ini dapat dilakukan karena EAW RADIUS juga dilengkapi dengan sensor infra merah dan juga gyro untuk mengetahui sudut kemiringan speaker tersebut. Setiap speaker juga dilengkapi dengan lampu led, sehingga user dapat mengetahui speaker mana yang sedang di setup, serta preset suara untuk memudahkan user memilih starting point karakter suara yang pas untuk show yang akan dikerjakan. Tak lupa juga, user dapat melakukan manual tuning langsung dari aplikasi ini, karena semua DSP system seperti EQ, Dynamic, dan delay dapat diatur per speaker maupun cluster group.

Untuk mengetahui lebih lanjut kemampuan dan kualitas audio EAW Radius, kami undang Anda menghadiri indoor live demo EAW RADIUS, besok tanggal 27 April 2017 di Orchid Room - The Palms Ballroom, Mall Taman Palem lantai 5, Jl. Kamal Outer Ring Road Jakarta Barat. info lebih lanjutt, hubungi Kairos Multi Jaya 021-65833535.
PIC : Fendy 08979406997 | Samanto 0816 882 756





Wednesday, March 29, 2017

RCF HDL50-A & SUB9007-AS Live Demo

Most anticipated speaker system of the year! Begitulah kira-kira ungkapan yang tepat untuk speaker system yang telah ditunggu-tunggu ini. HDL50-A yang disertai dengan SUB9007-AS hadir dengan berbagai fitur yang cukup impresif. Sejak diperkenalkan oleh RCF untuk kali pertama pada saat penyelenggaraan Musik Messe tahun lalu, HDL50-A digadang-gadang bakal menyamai bahkan melebihi rekor kesuksesan dan reputasi HDL20-A yang lebih dulu dirilis ke pasaran. 

 



Untuk menandai masuknya HDL50-A dalam percaturan industry pro audio di Indonesia, PT. Kairos Multi Jaya selaku distributor RCF menggelar Live Demo sebagai teaser kepada para pengusaha rental sound system, sound engineer, system integrator dan audio enthusiast dalam industri pro audio di Indonesia. Acara digelar pada tanggal 23 Maret 2017 lalu di Panggung Budaya Gambir Expo Kemayoran.



Seperti pada live demo pada umumnya, playback berbagai lagu dari berbagai genre diperdengarkan kepada audiens. Audiens juga diberi kesempatan untuk memutar playlist favorit masing-masing untuk. Akan tetapi ada yang sedikit berbeda dari acara live demo kali ini. Selain playback lagu-lagu dengan materi yang bagus, Kairos secara khusus mengundang  Fajar Satritama, penggebuk drum salah satu raksasa unit rock / metal Indonesia; EDANE, untuk tampil secara live, baik dengan minus one maupun drum solo. Selain itu juga ada penampilan DJ Vicky dan solois gitar yang sekaligus brand manager Peavey Indonesia Yudhi Setiawan. Alasan dari konsep ini adalah unutk mengatahui kemampuan HDL50-A secara detail dengan situasi live.


 



Live Demo kali ini mampu menarik perhatian para pengusaha rental sound system dan sound engineer dari Jakarta, Jawa Barat, bahkan tercatat tidak kurang 10 pemilik rental dari luar Jawa seperti Palembang, Lampung, Bali dan Nusa Tenggara.

 





Profil RCF HDL50-A & SUB9007-AS

HDL50-A melengkapi keseluruhan seri line array D-Line di kelas active 3-way 12-inch. Modul speaker line array ini memiliki dua woofer 12-inch, 4 mid driver 6.5-inch, dan dua HF compression driver 2-inch. Kedelapan driver ini disusun secara simetris, terutama driver mid dan high dengan design waveguide yang unik dan isophasic, sehingga kita bisa mendapatkan respon fase yang konstan pada 700Hz keatas.

 

Dari segi material, delapan driver speaker ini memakai magnet high power neodymium yang menjadikannya memiliki bobot yang ringan (56kg). Sangat sesuai dengan objective dan konsep awal seri D-Line; speaker compact yang ringan namun memiliki power yang impresif!

HDL50-A dilengkapi sistem amplifikasi kelas D, dengan total power peak sebesar 4400W. Dengan maksimum SPL di angka 140dB per box-nya, speaker ini dijamin bakal nendang banget! Hal tersebut akan membuat seri D-Line kembali menjadi game changer di kalangan pegiat audio, karena akan semakin banyaknya kemungkinan untuk mengisi venue-venue yang lebih besar.

Keunggulan fitur HDL 50-A tidak berhenti hanya sampai disitu saja, karena setiap box dari speaker ini dilengkapi dengan onboard signal processor dengan kemampuan sampling rate 48kHz dan bit depth 32bit floating. Monitoring dan konfigurasi sistem serta signal processing ini dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas RD-Net yang tersedia onboard pada setiap unit HDL50-A ini. Masing-masing RD-Net dari tiap speaker dapat di-link, sehingga seluruh sistem dapat di monitor dan dikonfigurasi cukup hanya dengan menggunakan kabel network (lan).



Fitur
·      4400 watt, 3 way Amplification
·      140 dB max SPL
·      8 x high power neodymium transducers
·      48 kHz, 32 bit DSP Processing
·      RDNet onboard
·      Remote monitoring & control


Acoustical Spesification
·      Freq Response -3 dB : 40 Hz + 20000 Hz
·      Compression driver : 2x1,4” neo, 3.0”v.c
·      Midrange : 4x6” neo, 2.0” v.c
·      Woofer : 2x12” neo. 3.0”v.c

Amplification
·      Total Power 4400 Watt peak
·      High Freq  : 1100 Watt peak
·      Mid Freq : 1100 Watt peak
·      Low Freq : 2200 Watt peak

Bersamaan dengan diluncurkannya HDL50-A, RCF juga memperkenalkan SUB 9007-AS sebagai satu kesatuan system yang powerful untuk kebutuhan live sound. Sub ini dipersenjatai fitur 2x21-inch hyper-vented neodymium subwoofer dengan 4.0-inch voice coil inside-outside yang mampu menghasilkan low frequency yang solid! Dengan power 7200 Watt digital amplifier,  SUB 9007-AS mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan dan situasi, dimana kabinetnya didesain sedemikian rupa untuk bisa kompatibel dengan seri D-Line lainnya, HDL20-A.

 


Fitur SUB9007-AS
  • ·         7200 Watt Peak power - 3600 Watt RMS
  • ·         143 dB max SPL
  • ·         25 Hz - 120 Hz frequency response
  • ·         2 x 21" Woofer

Tuesday, March 14, 2017

ALLEN&HEATH Qu-SB


Qu-SB adalah salah satu digital mixer rilisan ALLEN&HEATH yang merupakan anggota baru dari varian Qu Series, memiliki 18 input dan 14 output, dengan dimensi yang kompak dan portable. Secara tampilan, Qu-SB hanya terlihat seperti I/O box saja dan tidak ada layar digital seperti digital mixer pada umumnya. Meskipun demikian, digital mixer Qu-SB sudah dilengkapi dengan dinamik prosesing dan efek prosesing. Sehingga Qu-SB bisa dijadikan sebagai pengganti mixer analog dan rak effect konvensional yang banyak dan memakan ruangan.

Untuk pengoperasiannya, Qu-SB bisa dikontrol secara wireless melalui iPad dengan Qu-Pad apps. Qu-Pad apps sebagai surface control untuk Qu-SB sangat mudah digunakan pada saat setup maupun mixing. Di dalam aplikasi Qu-Pad juga ada fitur Qu-Control yang bisa di-custom tampilannya untuk mengontrol apa saja yang tampil di aplikasi tersebut sehingga memudahkan pada saat pengoperasiannya. Selain itu, Allen & Heath juga membuat  aplikasi Qu-You yang bisa diaplikasikan pada smartphone yang bersistem operasi Android maupun iOS yang dapat dipergunakan oleh setiap personil untuk mengatur suara di monitor masing-masing personil.


Dengan teknologi digital, setiap setting dan setup bisa disimpan ke dalam USB sehingga mempercepat proses setup untuk perform sesi berikutnya. Selain itu dengan teknologi digital yang dimiliki Qu-SB memungkinkan untuk merekam setiap track dan playback secara mudah dan cepat serta sangat membantu dalam proses virtual soundcheck.



Selain 18 input dan 14 output yang tersedia di Qu-SB, jumlah channel dapan di-expand dengan digital rack tambahan (AR1608). Sehingga Qu-SB memiliki kemampuan sampai dengan 38 input dan 24 output.

Secara umum, processing dan fitur-fitur unggulan Qu-32 ada pada Qu-SB. Untuk info lebih lanjut, hubungi Kairos Multi Jaya 021-6583 35353 atau www.kairosmultijaya.com


Friday, February 10, 2017

Liputan Appsology Kota Kuningan

Dalam 5 tahun terakhir, perkembangan dan penggunaan aplikasi (Apps) dalam teknologi informasi dan perangkat elektronik telah menjadi tren yang mendunia. Berbagai Apps dengan mudah ditemukan dalam perangkat pintar (gadget) yang digunakan untuk berbagai keperluan. Tidak terkecuali dalam industri professional audio, Apps telah terintegrasi ke dalam sebuah system operasi yang memberikan berbagai kemudahan mengakses fungsi dari perangkat audio itu sendiri. Melalui program Appsology, PT. Kairos Multi Jaya mengadakan program roadshow yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan memperkenalkan produk-produk pro audio yang berbasis operasi pada Apps. 

Appsology Kota Kuningan

Kota pertama yang dikunjungi team Appsology Roadshow adalah Kuningan (Jawa Barat). Dengan mengambil tempat di meeting room hotel Grand Purnama Kuningan, acara ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari Kuningan, Cirebon dan kota sekitarnya. Antusiasme peserta sudah tampak pada saat program roadshow tersebut diinformasikan kepada para pelaku industri audio di Kuningan dan sekitarnya melalui jaringan komunitas. 


Acara workshop yang dibawakan oleh Richard Taihutu (Engineer, product specialist PT. Kairos Multi Jaya) ini diikuti oleh para pemilik rental sound system, sound engineer, operator dan beberapa perwakilan sekolah SMA dan Kejuruan di Kota Kuningan. Workshop  berlangsung cukup menarik. Dengan bahasa yang komunikatif, para peserta sangat cepat memahami materi yang disampaikan. Terlebih lagi setiap peserta diberikan kesempatan untuk hands-on untuk mencoba / mengoperasikan langsung Apps yang disampaikan pemateri. Adapun produk-produk dan Apps yang menjadi object workshop Appsology ini antara lain; Mackie ProDX Series dengan aplikasi MixerConnect Apps, Mackie FreePlay dan Reach dengan Connect Apps dan EAWmosaic dari Radius. 


Dengan adanya program ini, para palaku dunia pro audio dapat memahami apakah dengan adanya perkembangan teknologi Apps yang diterapkan dalam produk-produk audio akan mempermudah perngoperasiannya ataukah justru menyulitkan. Program ini akan berlanjut ke kota-kota lain seperti, Jogjakarta, Solo, Semarang, Surabaya dan kota-kota lainnya.






Thursday, February 9, 2017

APPSology Roadshow

Dalam 5 tahun terakhir, perkembangan dan penggunaan aplikasi (apps) dalam teknologi informasi dan perangkat elektronik telah menjadi tren yang mendunia. Berbagai apps dengan mudah ditemukan dalam perangkat pintar (gadget) yang digunakan untuk berbagai keperluan. Tidak terkecuali dalam industri professional audio, apps telah terintegrasi ke dalam sebuah system operasi yang memberikan berbagai kemudahan mengakses fungsi dari perangkat audio itu sendiri.


 Melalui program Appsology, PT. Kairos Multi Jaya mengadakan program roadshow yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan memperkenalkan produk-produk audio yang berbasis pada aplikasi. Dengan adanya program ini, para pelaku industri pro audio dapat memahami apakah teknologi audio berbasis apps ini mempermudah atau malah justru mempersulit?

Temukan jawabannya di APPSology Roadshow di kota-kota Anda. Simak update melalui social media Kairos Multi Jaya.