Friday, March 6, 2020

RCF D Line Series




RCF sangat memahami dan peduli dengan kebutuhan sound system yang menuntut kualitas audio terbaik. Speaker seri D-Line dengan inovasi transducer terbaru untuk meningkatkan performa dan kualitas suara dengan FiRPHASE processing yang revolusioner, serta memperbarui desain grille untuk meningkatkan tampilan lebih professional looks. Speaker seri ini mampu mereproduksi vokal yang sangat natural dan jernih serta kekuatan SPL yang stabil pada level tinggi. Konsep HD-Line berasal dari industri live tur, dengan menghadirkan desain kabinet yang makin elegan dan kompak serta berbagai pengalaman RCF dalam bidang audio untuk memaksimalkan performa pada lingkungan live tur yang menuntut durabilitas dan kualitas suara.

Hubungkan mikrofon, perangkat Anda audio atau mixer Anda ke speaker dan naikkan volume; tinggal plug & play! Sempurna untuk FOH dalam sistem PA skala kecil, floor monitor maupun instalasi yang menuntut speaker bertenaga dan SPL tinggi.



Kabinet D LINE terbuat dari bahan komposit polypropylene khusus yang dirancang untuk meredam getaran bahkan pada pengaturan volume maksimum. Mulai dari cetakan hingga tekstur, kabinet D-LINE menawarkan keandalan dan kekuatan maksimum untuk penggunaan intensif pada lingkungan kerja yang menuntut durabilitas tinggi. Port refleks telah diubah ukurannya untuk menawarkan efisiensi yang lebih baik.

Setiap model D LINE dapat digunakan sebagai monitor standar maupun berbagai konfigurasi panggung. Pada type HD 32-A dilengkapi pegangan atas dan pegangan samping dengan pegangan karet untuk portabilitas yang lebih besar, sedangkan pada HD 12-A memiliki 3 pegangan tempa yang dirancang secara ergonomis dengan pegangan karet, 2 di samping dan satu di atas, seria HD 10-A dilengkapi dengan pegangan atas dan pegangan samping dengan pegangan karet.

Di bagian bawah, port untuk pemasangan tiang (pole) yang kokoh telah diaplikasikan pada semua model. Bentuk kabinet baru akan memungkinkan setiap model D-LINE untuk digunakan dalam konfigurasi standar serta dalam model monitor panggung. Dua sisipan berulir M10 dan 3 M6 disediakan untuk perangkat keras pemasangan opsional dalam Aplikasi Instalasi fix.



Filter FiRPHASE

RCF mengembangkan teknologi pemfilteran FiR yang eksklusif dan canggih, teknologi ini dirancang untuk menghadirkan suara yang transparan, clarity maksimal, dan stereo imaging yang sempurna untuk pendengar. Filter FiRPHASE bekerja secara khusus untuk memastikan distribusi suara yang rata untuk semua pendengar tanpa adanya distorsi fase dan memastikan latensi minimum pada sistem.
Algoritma FiRPHASE menggunakan pengukuran ini dan mengadaptasi fase loudspeaker tanpa menyentuh ekualisasi amplitudo. Inti dari teknik canggih yang digunakan oleh FiRPHASE adalah metode rekursif (metode kuadrat terkecil) yang dikombinasikan dengan algoritma yang menghitung koefisien filter FIR terbaik yang ditetapkan sesuai dengan amplitudo dan batasan fase. Algoritma mengoreksi fase dan amplitudo (jika perlu) dengan memperhitungkan titik lemah transduser dan resonansi atau cancelling yang diakibatkan oleh kabinet speaker. Teknik ini memungkinkan kontrol fase yang dalam pada frekuensi menengah ke bawah dengan filter yang relatif kecil, mencapai resolusi yang lebih tinggi.

Berkat respons fase 0°, semua speaker FiRPHASE kompatibel secara akustik. Dengan kata lain, jika Anda menggunakan speaker FiRPHASE sebagai downfill, sidefill atau infill, Anda tidak perlu lagi menyesuaikan respons fase.


Transducer Unggul!

Setiap transduser RCF dirancang mengoptimalkan hubungan antara kemurnian suara, menggabungkan tidak adanya distorsi dan kemampuan untuk menahan daya pada level tinggi selama periode waktu yang lama, serta respons yang mencakup kseluruhan spektrum audio. RCF mengembangkan teknologi transduser canggih termasuk penerapan bahan teknologi tinggi seperti Neodymium, Carbon Fiber, Titanium Murni, Kevlar, Kapton dan Mylar hybrids.


Dengan  pengalaman lebih dari 60 tahun dalam hal desain dan manufaktur, RCF telah berperan penting dalam penemuan teknologi seperti: cetakan kerucut serat karbon, silikon spider ganda, pembuatan gulungan voice coil di dalam / luar dan pembentukan diafragma titanium murni. Perkembangan terbaru RCF telah menghasilkan desain sirkuit magnetik neodymium yang canggih, sistem ventilasi kumparan suara yang baru, serta rakitan direct drive voice coil yang radikal.



Teknologi amplifier Class-D yang dikembangkan RCF memberikan performa maksimal dengan efisiensi tinggi dalam sebuah sistem yang ringan dan ringkas. D-Line mampu menghadirkan attack yang ultra-cepat, respon transien yang realistisk dan performa suara yang mengesankan.


Ampli D-Line dilengkapi dengan struktur mekanikal aluminium solid memiliki keuntungan, diantarnaya menjaga kestabilan pada saat memuat daya (transportation) dan pembuangan panas yang efisien. Semua amplifier D-Line dilengkapi dengan power supply SMPS untuk menghasilkan power maksimum dengan bobot minimum!



HD 10-A MK4
Active Two-Way Speaker


·      800 watt 2-way peak power
·      128 dB max SPL
·      Digital bi-amplification, SMPS
·      DSP sound processing
·      90° x 70°, wide dispersion constant directivity horn
·      10" woofer, high power, 2.0" voice coil
·      1.0" HF driver, titanium dome, neodymium 1.0" voice coil
·      FiRPHASE processing


HD 12-A MK4
Active Two-Way Speaker


·      1400 watt 2-way peak power
·      130 dB max SPL
·      Digital bi-amplification, SMPS
·      DSP sound processing
·      90° x 60°, wide dispersion constant directivity horn
·      12" woofer, high power, 2.5" voice coil
·      1.0" HF driver, titanium dome, neodymium 1.5" voice coil
·      FiRPHASE processing



HD 15-A dan HD35-A adalah speaker unik di dalam kategorinya. Desain compression driver dengan dome dan voice coil berdaya tinggi yang dirancang khusus menawarkan kejernihan suara dan proyeksi suara yang mengagumkan. Woofer 15” berdaya tinggi memberikan respons yang sangat linier dan kontrol frekuensi rendah yang ‘dalam’ dan presisi. Amplifier speaker ini menghasilkan tenaga 1.400 watt dan dikendalikan oleh DSP yang kuat untuk menangani crossover, aqualisasi, FiRPHASE, soft limiter dan perlindungan speaker.
·       


HD 15-A
Active Two-Way Speaker


·      130 dB Max SPL
·      1400 Watts 2-way peak power
·      DSP Processing with FiRPHASE
·      1.0" Compression Driver, 1.75” v.c.
·      15” Woofer, high power
·      Lightweight Composite Cabinet
·      90°x60°, wide dispersion constant directivity horn
·      Silent Fanless Class-D Amplifier


HD 35-A
Active Two-Way Speaker


·      132 dB Max SPL
·      1400 Watts 2-way peak power
·      DSP Processing with FiRPHASE
·      800 Hz crossover point for perfect vocal reproduction
·      1.4” Titanium Compression Driver, 3.0” v.c. Neodimium
·      15” Woofer, high power
·      90°x60°, wide dispersion constant directivity horn
·      Silent Fanless Class-D Amplifier









Friday, February 21, 2020

#ProTips Menentukan Setup Keyboard di Panggung


Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pemain keyboard adalah perangkat apa yang dibutuhkan untuk mengkoneksikan instrumen mereka ke sistem PA? Meskipun kebayakan keyboard memiliki impedansi output yang rendah dan data langsung disambutgkan ke line input pada mixer (selama input tersebut memiliki gain yang memadai), banyak Keuntungannya yang didapat dari penggunaan direct box (DI box) atau interface keyboard di panggung.

Apakah Anda menggunakan sebuah keyboard atau menggunakan beberapa instrument sekaligus termasuk MIDI_controller dan soft-synth, menggunakan perangkat interface yang teapot akan membantu meningkatkan kualitas sinyal audio, mereduksi noise dan memberikan kebebasan kontrol secara menyeluruh melalui sistem PA.

Single Keyboard
Untuk setup yang paling sederhana dengan sebuah keyboard di panggung, DI box pasif adalah perangkat yang paling umum digunakan untuk dikoneksikan ke PA. Ada beberapa alasan untuk ini; yang pertama adalah bahwa output dari kebanyakan keyboard adalah sinyal unbalance melalui konektor TS 1/4”.

Untuk jarak pendek, misal dibawah 6 meter, sinyal unbalance dapat langsung dikirim ke mixer melalui kabel / jack TS”. Akan tetapi apabila menggunakan kabel yang panjang, hal tersebut rentan terhadap  interferensi, timbulnya noise, bahkan kehilangan sinyal frekuensi tinggi (roll off). Penggunaan sebuah DI box akan menyelesaikan masalah ini dengan memberikan output balance XLR yang memungkinkan kita untuk mengirim sinyal audio melalui kabel panjang sampan dengan 90 meter tanpa tinbul gemaal degradasi sinyal.

Alasan lain menggunakan sebuah direct box dengan sebuah keyboard adalah untuk menghindari momok ground loops yang menyebabkan suara mengganggu sertã hal yang paling parah adalah munculnya humm dan buzz pada PA. Ground loops dapat timbul pada saat mengkoneksikan dua buat perangkat aktif secara langsung (misalnya, keyboard dan mixer PA). Satu-satunya solusi yang pasti untuk mengatasi ground loops adalah dengan menambahkan sebuah isolation transformer (trafo) pada jalur sinyal kedua perangkat. Dan type transformer yang seperti ini ada pada seita direct box pasif.

Transformer seperti yang dijelaskan diatas data dijumpai di beberapa DI Box, seperti Radial PRO D2. DI box jenis ini secara pasti memberikan isolasi sempurna di antara perangkat sumber dan perangkat tujuan serta efektif mencegah timbulnya ground loops. Sebagai keuntungannya tambahan, transformer seperti ini juga mencegah dan melindungi output keyboard panggung kita dari kerusakan karena transmisi phantom power 48V dari mixer PA yang aktif secara tidak sengaja.

Menentukan dan Memilih DI Box

Berbicara tentang Direct Box, tentu tidak terlepas dengan transformator. Tiidak semua transformator diciptakan dengan kualitas dan kemampuan yang sama. Kualitas dari transformator yang digunakan pada DI Box pasif biasanya berkaitan dengan harga perangkat DI Box itu sendiri. Sebuah DI Box murah akan tetap dan masih bisa bekerja dan menyulap sinyal menjadi balance serta memberikan isolasi, akan tetapi dia akan mati-matian untuk menjaga respon frekuensi, level noise dan distorsi serta cenderung memberikan pewarnaan (coloring) pada audio meskipun pada level sinyal terkecil sekalipun.  



Transformator berperforma tinggi yang lebih besar memiliki respon frekuensi yang lebih flat, memperkecil terjadinya pergeseran fase dan distorsi pada sinyal audio dari instrumen serta meningkatkan kemampuan sebuah direct box untuk menangani sinyal yang lebih hot seperti pada output synthesizer modern. Untuk reproduksi sinyal dari instrumen yang se-natural mungkin, transformator Jensen digunakan dalam direct box premium seperti Radial JDI dan JDI Stereo. Baik JDI maupun PROD2 (yang memiliki transformer Eclipse) didesain dengan bodi bermaterial mu-metal yang memberikan perlindungan di sekitar transformator dari berbagai interferensi dan noise di dalam DI box.

Menggunaka lebih dari Satu Keyboard
Sejauh ini kita telah membahas penggunaan 1 keyboard di panggung, tapi bagaimana dengan setup yang lebih kompleks? Opsi pertama, Anda bisa menggunakan DI box tambahan untuk masing-masing instrument yang Anda miliki di panggung. Akan tetapi ada cara lain yang mempermudah setup Anda dengan menggunakan mixer keyboard. Hal ini memberikan berbagai Keuntungan sekaligus, seperti kontrol tambahan pada routing sinyal instrumen Anda, etek dan banyak lagi. Keuntungan lain dari penggunaan mixer keyboard di stage untuk multi-instrumentalis adalah mengurangi jumlah channel yang dibutuhkan apabila ketersediaan input pada mixer FoH tidak mencukupi lagi.


Jadi, Solusinya apa? Key-Largo!
Radial Key-Largo didesain untuk mengakmomodasi kebutuhan spesifik pemain keyboard dengan format kompak seperti pedal gitar yang dapat dioperasikan sebagai footswitch atau digunakan pada desktop laptop komputer. Anda dapat mengkoneksikan output analog dari 3 synthesiser sekaligus, baik mono maupun stereo, dengan level control pada setiap input dan sepasang output utama XLR  yang balanced untuk dikirim ke sistem PA. Satu set output tambahan juga tersedia pada Key-Largo untuk disambungkan ke speaker aktif untuk monitoring mix dari keyboard.



Untuk pemain keyboard yang menggunakan tambahan soft-synth di laptop pada saat live performance, Key-Largo memiliki fitur koneksi USB yang berfungsi ganda sebagai digital audio interface. Dengan konverter digital-to-analog 24bit/192kHz, koneksi ini memungkinkan untuk playback audio berkulitas tinggi dari soft-synth atau track yang telah direkam sebelumnya secara bersamaan dengan synthesizer di panggung. Input dan Output MIDI juga tersedia untuk penggunaan perangkat MIDI terpisah untuk mengontrol soft-synth.


Me-routing semua instrumen melalui sebuah mixer seperti Key-Largo ini ini juga memungkinkan untuk mengontrol segala aspek performan pada satu perangkat. Sebagai contoh, fitur built-in effects loop pada Key-Largo, memberi kemungkinan untuk dikoneksikan ke pedal chain dan atau unit efek eksternal dan membagi / mengirimnya ke seluruh instrument. Fitur Send secara individual mengontrol dan mengatur seberapa banyak sinyal dari masing-masing instrument yang dikirim ke effects loop dan sebuah EFX receive control menentukan seberapa banyak efek yang dikirim balık ke mix utama. Sebuah tombol / toggle footswitch pada bagian panel utama Key-Largotersedia untuk untuk mengaktif dan menon-aktifkan effects loops secara instan. Cara yang keren untuk meningkatkan performa pada saat solo!

Lebih Banyak Input Lagi? Tidak Masalah!
Untuk setup (rig rundown) pro touring keyboard yang membutuhkan lebih banyak input dibandingkan Key-Largo, Radial KL-8 adalah jawabannya. KL-8 adalah mixer dalam format rack-mount dengan set fitur yang ditingkatkan kemampuannya untuk mengakomodasi sejumlah instrumen. Perangkat ini memiliki 4 input stereo dengan kontrol level berupa LED meter, yang bisa digunakan bersama effects loop seperti Key-Largo. Salah situ Keuntungan utama yang ditawarkan oleh KL-8 adalah sebuah headphone monitoring dan penanda system dengan sepasang output headphones 1/4” yang dapat digunakan untuk monitoring mix keseluruhan atau solo dari channel input mana pun untuk menandati patch baru atau untuk mencoba salah satu input.



Radial KL-8 juga diciptakan untuk dapat digabungkan dengan setup komputer, yang menyediakan sepasang koneksi USB agar ke-dua komputer dapat terhubung secara bersamaan. Hal ini memberikan perlindungan ekstra dari gangguan pada saat di panggung untuk soft-synth maupun playback musik. Switch A/B pada panel depan memberi kemungkinan untuk beralih ke mesin cadangan pada saat terjadi kegagalan sistem. Fitur ini juga bisa dikontrol dengan footswitch dari jarak jauh.

Banyak cara bagi para pemain keyboard untuk mengkoneksikan instrumen mereka di panggung dan berhasil berinteraksi dengan sistem PA di berbagai venue, mulai dari klab kecil sampai stadion dengan kapasitas 40.000 tempat duduk. Perangkat mana yang Anda pilih untuk menyelesaikannya tergantung pada beberapa faktor, termasuk jumlah instrumen yang akan digunakan untuk tampil, apakah ada trek playback atau soft-synth pada laptop yang tersambung, dan seberapa jauh kontrol Anda terhadap sound Anda sendiri. Memilih produkt yang tepat tidak hanya membantu mengoptimalkan kualitas sinyal audio dan mereduksi noise dan interferensi yang tidak diinginkan, tetapi juga secara signifikan akan berpengaruh terhadap performa - dengan menggabungkan fitur-fitur tambahan yang mengubah cara Anda menggunakan efek, Inge-mix instrumen secara bersamaan maupun memberikan cadangan jika terjadi kegagalan sistem.








Thursday, February 13, 2020

RCF HDL 28-A

Active Two-Way Line Array Module

RCF HDL 28-A adalah sistem speaker aktif bi-amped two-way yang ringkas untuk berbagai aplikasi, baik di dalam maupun di luar ruangan, dengan penekanan pada kejelasan suara (clarity). Speaker ini memiliki fitur 2 woofer 8-inci dan compression driver titanium 3-inci yang mengesankan. Dengan mengikuti filosofi HDL 30-A, HDL 28-A juga menggunakan kabinet bermaterial komposit, fase nol derajat dan respon amplitudo yang ultra-linear.

Amplifier Class-D dengan power built-in sebesar 2200 watt mampu menghadirkan kejelasan reproduksi suara maupun playback musik hingga 135 desibel SPL maks. RCF HDL28-A menampilkan transduser RCF canggih dengan magnet neodymium yang ringan. Dengan mempertimbangkan kekuatan akustiknya, speaker ini memiliki bobot yang sangat ringan untuk penggunaan dan pengaplikasiannya.

Untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa spesifikasi utama dari HDL 28-A :
  • 2200 Watt Two Way Amplifier
  • 135 dB Max SPL
  • 48 kHz, 32 bit DSP processing
  • RDNet Networked Management
  • 50 Hz – 20 kHz frequency response
  • 2 x 8” Neodymium Woofers, 2.5” voice coil
  • 1.4” Titanium Compression Driver, 3.0” voice coil
  • Exclusive FiRPHASE technology on-board
  • 750 Hz Crossover Point


4 Path Waveguide & Symmetrical Design
RCF HDL 28-A memiliki desain box dengan waveguide simetris sehingga mampu menghasilkan suara untuk jarak yang jauh dengan jangkauan 100o x 15secara presisi dan memiliki fase yang sama untuk semua frekuensi (isofasik) tanpa adanya perbedaan volume sehingga speaker ini cocok digunakan pada venue indoor maupun outdoor.

Powerful Class D Amplifier
Meskipun secara fisik berukuran kecil, speaker aktif ini dilengkapi power amplifier kelas D yang kuat dengan power maksimal 2200 Watt, SMPS power supply dengan efisiensi tinggi serta sistem pendinginan dengan kipas untuk menjaga suhu pada amplifier tetap aman. Dengan tingkat efisiensi yang tinggi ini, HDL 28-A mampu menghasilkan suara yang jernih pada volume besar bahkan dalam waktu lama sekalipun.



First Class Transducer
Walaupun secara ukuran komponen speaker yang digunakan sama dengan RCF HDL-10A, akan tetapi secara kualitas komponen yang digunakan sangatlah berbeda. HDL-28A menggunakan magnet neodymium dengan medan magnet yang lebih kuat dan bobot yang ringan jika dibandingkan bahan magnet lainnya dan ukuran voice coil yang lebih besar sehingga HDL-28A mampu menghasilkan suara yang lebih linear di semua frekuensi dengan power yang lebih kuat. Crossover antar compression driver dan woofer pun sedikit diturunkan menjadi 750 Hz sehingga speaker ini sangat cocok untuk mereproduksi suara vokal.

FiRPHASE
Inilah adalah teknologi prosesing dan filtering pada speaker RCF generasi baru yang digunakan untuk mengoreksi perbedaan fase tanpa mengubah level atau dinamika pada frekuensi tertentu untuk menghasilkan gelombang suara yang isofasik. Tanpa adanya perbedaan fase, suara yang dihasilkan sudah pasti akan lebih transparan dan detail terutama untuk stereo imaging.

RDNet 
RDNet adalah sistem networking untuk memonitor dan merubah parameter dari DSP speaker yang terhubung ke dalam jaringan controller RDNet melalui kabel Ethernet dari jarak jauh yang tentu sangat berguna apalagi pada saat line array sudah digantung. RDNet dapat memonitor level signal, voltase dari powerCON, kecepatan kipas pendingin, suhu dan sudut kemiringan dari setiap speaker. RDNet mampu berfungsi seperti DLMS untuk mengatur gain, delay, phase invert, filter dan juga parametric EQ. Selain fitur yang ada pada DLMS pada umumnya, RDNet mampu memprediksi jumlah speaker dan kemiringan yang dibutuhkan untuk mengcover seluruh audiens seperti yang sebelumnya ada di software shape designer ditambah lagi dengan boost atau cut untuk kompensasi jumlah dan ketinggian box yang digantung.




Complementary Flyable Subwoofer
RCF HDL 28-A dapat dilengkapi dengan Subwoofer HDL 36-AS dengan spesifikasi :
  • 3200W Class D Amplifier
  • 135 dB Max SPL
  • 40 Hz – 140 Hz frequency response
  • 15” Neodymium woofer, 4” voice coil
  • RDNet Networked Management
Subwoofer HDL 36-AS sangat cocok digunakan di panggung dengan tempat terbatas sehingga subwoofer tidak bisa di letakan di depan panggung.

Dengan adanya penambahan dan pengingkatan fitur pada HDL 28-A ini membuat karakter suara vokal yang sangat jelas dan pengoperasian yang sangat praktis sehingga speaker ini cocok digunakan untuk rental ataupun instalasi tetap.


Tuesday, February 4, 2020

Peavey Vypyr Pro 100


Most Advanced Modeling Amplifier on The Planet!

Melanjutkan seri VYPYR® dan VYPYR VIP yang revolusioner, Peavey merilis VYPYR Pro 100, evolusi ampli modelling paling canggih di planet ini! Peavey VYPYR Pro 100 meneruskan tradisi teknologi TransTube® dan teknologi ampli terkini yang secara eksklusif menciptakan suara distorsi tabung paling realistis dari ampli modelling manapun.

Dengan lebih dari 500 preset yang tersedia dan lebih dari 100 model efek, reverb, delay dan amplifier yang berbeda, VYPYR Pro 100 adalah ampli modelling paling inovatif dan canggih. Dirancang oleh musisi dan engineer di Peavey Electronics untuk musisi berbagai level, baik untuk kebutuhan panggung maupun rekaman di studio.


Deep processing & editing

Dengan menggunakan distorsi analog, prosesor digital VYPYR Pro 100 memiliki kemampuan luar biasa untuk menawarkan kombinasi stompbox tambahan yang hampir tak terbatas, efek "rack", amplifier, dan sekarang bahkan model instrumen. Hasilnya adalah keseluruhan sound yang lebih baik.

Karena didesain dengan prosesor ganda yang canggih, VYPYR Pro 100 dapat berjalan hingga empat model ampli secara paralel. Menggunakan arsitektur ampli yang unik, VYPYR Pro 100 mampu merancang berbagai kombinasi jalur sinyal. Terdapat empat panel modul, masing-masing dengan LCD yang berbeda, dapat di-assign ke amplifier, efek, atau stompbox, atau pada posisi pertama model instrumen. Modul dapat disesuaikan dalam berbagai urutan, yang memungkinkan pengguna kemampuan untuk membuat rig ideal yang mereka inginkan, bahkan jika mereka ingin menjalankan dua atau hingga empat amplifier secara paralel.



Flexible I/O

Kebutuhan rekaman adalah keutamaan dari desain VYPYR Pro 100. Dengan sistem audio USB tercanggih yang tersemat di VYPYR, Pro 100 dirancang untuk perekaman di rumah atau dimanapun. VYPYR Pro 100 juga dilengkapi dengan direct out simulasi speaker analog dan mikrofon untuk metode perekaman secara direct

Dengan lima parameter untuk mengontrol efek secara akurat, berbagai jenis delay dan fitur-fitur canggih seperti direct output MSDI (Microphone Simulated Direct Interface), loop efek, dan kontrol MIDI, pemain profesional dapat membuat rig impian mereka di dalam sebuah amplifier kombo tunggal!

VYPYR Edit PRO 100

Perangkat lunak Vypyr Edit Pro membuka semua fitur ampli Vypyr Pro-100. Memanggil preset model amp, stompbox, efek dan instrumen ke dalam slot model yang tersedia dengan mudah. Ubah urutan slot dengan mudah. Edit semua parameter model dalam grafis yang menyenangkan. Pengaturan global hanya dengan sekali klik, menyelamatkan Anda dari keharusan menjelajahi menu-menu yang ada di dalam ampli. Simpan preset Anda dan bank preset ke komputer lokal Anda atau bagikan dengan komunitas Vypyr global.


Perangkat lunak Vypyr Edit Pro tersedia sebagai aplikasi berbasis browser online, serta aplikasi desktop untuk Windows, Mac dan Linux. Unduh software Vypyr Edit Pro hari ini.



Fitur Peavey VYPYR Pro 100

• Lebih dari 100 model amp, efek, stompbox dan instrumen yang berbeda
• Empat mode model nada yang dapat dipilih dengan LCD
• Kontrol waktu nyata atas Keterlambatan dan Gema
• Kontrol parameter model waktu nyata
• Konektor USB dua arah yang canggih
• On-board Tap Tempo
• Headphone out berkualitas
• Input MP3 / CD / Aux
• MIDI
• Preamp Analog TransTube®️
• Daya 100 Watt
• Speaker khusus 12 "yang dirancang khusus untuk pemodelan
• Lebih dari 500 preset yang ditetapkan pengguna
• Kontrol efek multi-parameter
• Dual DSP untuk kecepatan dan kemampuan pemrosesan
• Power Sponge ™️ menyesuaikan daya output
• Penala berwarna on-board
• Looper overdubbing on-board (dengan footswitch Sanpera®️ opsional)
• Efek loop
• 3 noise gate yang bisa disesuaikan
• Jenis multiple delay dan reverb: tape delay, tube delay,multi-tap delay, modulation delay, analog delay, digital delay, plate reverb, room reverb, cathedral reverb, hall reverb, tile reverb, gate reverb, spring reverb
• Penyesuaian Presence dan Resonance
• Input attenuator yang dapat disesuaikan
• MSDI
• Output MIDI untuk menghubungkan dan mengubah preset pada gitar AT-200



Friday, January 31, 2020

ALLEN & HEATH Avantis


Allen & Heath telah merilis konsol ketiga dengan chip prosesor generasi terbaru “XCVI FPGA Engine” seperti pada seri dLive dan SQ. Avantis didesain dengan dua Full HD Touchscreen dengan continuity UI dan rotary control untuk setiap fader strip dengan tubular exo-skeleton sehingga konsol ini terlihat lebih compact, menarik dan kokoh walaupun memiliki berat yang cukup ringan. Konsol seri Avantis ini sekilas terlihat  seperti pengganti seri GLD untuk menjembatani jarak di antara seri SQ dan dLive.

Berikut ini adalah fitur utama dari konsol seri Avantis:

·       3rd XCVI FPGA ( 96kHz , 0.7ms latency , Phase Coherent )
·       Dual 15.6” Full HD with continuity UI 
·       Fully configurable mix architecture
·       64 Channel / 42 Mix bus with full processing
·       Everything I/O
·       dPack upgrade available
·       Super strong, lightweight full metal chassis


XCVI FPGA core

Konsol Allen & Heath dengan chip prosesor XCVI FPGA dapat memproses sinyal audio dalan sampling rate 96 kHz dan bit depth yang bervariasi sehingga hasil suara yang di keluarkan sangat detail dan bersih dari noise tanpa menyebabkan beban kerja yg berat terhadap prosesor agar dapat menghasilkan latency yang sangat rendah yaitu 0.7ms dan fase yang koheren. Salah satu keunggulan dari prosesor FPGA ini adalah memungkinkan adanya pengembangan firmware secara terus menerus dari Allen & Heath.



Everything I/O

Avantis memiliki 24 fader dan 6 layer, dengan begitu konsol ini total memiliki 144 fader strip. Walaupun jumlah I/O onboard pada konsol Avantis hanya ada 12 analog input dan output tetapi jumlah input channel dan output bus yang dapat di-expand sampai 64 Channel dan 42 Mix Bus dengan menggunakan rack atau konsol melalui konektor Ethercon yang tersedia pada bagian panel belakang konsol. Untuk memaksimal kemampuan Avantis, disarankan menggunakan rack yang kompatibel dengan sampling rate 96 kHz seperti contoh nya GX4816.




Flexible Digital Connectivity

Selain tambahan eksternal I/O dari rack atau konsol Allen & Heath type lain, Avantis bisa juga ditambahkan lagi dengan opsional I/O port digital untuk perangkat digital lain melalui koneksi pihak ketiga seperti Dante, Waves, gigaACE, superMADI, dan fibreACE untuk multitrack recording ataupun playback musik. Avantis juga kompatibel dengan ME Personal Mixing System dan IP Remote Controllers untuk mempermudah keperluan monitor di panggung ataupun instalasi dalam gedung.



Continuity UI

Avantis memiliki 2 layar touchscreen 15.6” 1080p Full HD yang sebenarnya sudah ada pada seri dLive, akan tetapi konsol ini lebih dikembangkan lagi dan digabungkan juga dengan touch keysoft key dan rotary control pada setiap fader strip sehingga pengguna Avantis dapat memiliki fleksibilitas dan kontrol yang efisien. Dengan adanya Continuity UI kita sebagai pengguna yang menentukan workflow yang paling nyaman untuk kita bukan ditentukan oleh mixernya.  


dPack

Selain processing internal dari Avantis, konsol ini dapat di upgrade untuk memiliki DEEP processing yang dimiliki seri dLive seperti 16VU Compressor Limiter, Dual Stage Valve Preamp, dan banyak yang lainnya tanpa mempengaruhi latency dan fase. DEEP processing inipun sama sekali tidak mengganggu 12 FX slots yang dimiliki Avantis.



Audiotonix Group

Pada tahun 2014, Allen & Heath bergabung dengan DiGiCo dan Calrec menjadi Audiotonix yang merupakan gabungan dari merk konsol mixing terhebat di bidangnya masing-masing. Dengan adanya Audiotonix ini, pertukaran ilmu dan teknologi antar merk akan membuat produk dari Allen & Heath ini memiliki kualitas teknologi terdepan hasil gabungan dari R&D untuk semua segmen seperti broadcast, studio, atau tour.

Super tough but light weight

Seperti pada seri-seri sebelumnya dari Allen & Heath yang sangat cocok untuk industri live sound dan tour, Avantis tetap berinovasi dengan menciptakan konsol digital mixing dual touchscreen dengan ukuran dimensi paling kecil dan berat paling ringan dibandingkan dengan konsol lain. Walaupun berukuran kecil dan ringan, tidak berarti Avantis mudah rusak karena konsol ini menggunakan tubular exo-skeleton dan metal chassis sehingga Avantis sangat kuat dan kokoh. Avantis adalah solusi untuk rental dan tour yang menginginkan kualitas audio dan proses kelas dunia yang praktis dan mudah dibawa kemana-mana.

Allen & Heath Avantis full feature:

·        3rd XCVI FPGA (96kHz , 0.7ms latency , Phase Coherent)
·       64 Channel / 42 Bus with full processing
·       12 Local XLR Input , 12 Local XLR Output 
·       1 Stereo AES Input , 2 Stereo AES Output
·       144 Fader strips (24 Faders, 6 Layers)
·       Dual 15.6” Full HD with continuity UI (akses tiap channel di kiri & bus di kanan)
·       Super tough but lightweight tubular exo-skeleton (26Kg)
·       Rotary per fader strip
·       16 DCA (Bisa mix channel yg di assign ke DCA)
·       8 Mute Groups
·       16 FX slot
·       24 Assignable Soft Key
·       6 Assignable Custom Rotaries
·       AMM (Automatic Mic Mixer ) up to 64 Channels across 1,2 or 4 zones)
·       2 I/O Ports (Dante, Madi, & gigaACE)
·       Processing internal dalem chip untuk low latency
·       Spectogram untuk ngeliat compressor atau gate kerja nya gmn biarpun ga di nyalain
·       dPack untuk tambahan processing dari seri dLive
·       Everything I/O