Friday, February 10, 2017

Liputan Appsology Kota Kuningan

Dalam 5 tahun terakhir, perkembangan dan penggunaan aplikasi (Apps) dalam teknologi informasi dan perangkat elektronik telah menjadi tren yang mendunia. Berbagai Apps dengan mudah ditemukan dalam perangkat pintar (gadget) yang digunakan untuk berbagai keperluan. Tidak terkecuali dalam industri professional audio, Apps telah terintegrasi ke dalam sebuah system operasi yang memberikan berbagai kemudahan mengakses fungsi dari perangkat audio itu sendiri. Melalui program Appsology, PT. Kairos Multi Jaya mengadakan program roadshow yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan memperkenalkan produk-produk pro audio yang berbasis operasi pada Apps. 

Appsology Kota Kuningan

Kota pertama yang dikunjungi team Appsology Roadshow adalah Kuningan (Jawa Barat). Dengan mengambil tempat di meeting room hotel Grand Purnama Kuningan, acara ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari Kuningan, Cirebon dan kota sekitarnya. Antusiasme peserta sudah tampak pada saat program roadshow tersebut diinformasikan kepada para pelaku industri audio di Kuningan dan sekitarnya melalui jaringan komunitas. 


Acara workshop yang dibawakan oleh Richard Taihutu (Engineer, product specialist PT. Kairos Multi Jaya) ini diikuti oleh para pemilik rental sound system, sound engineer, operator dan beberapa perwakilan sekolah SMA dan Kejuruan di Kota Kuningan. Workshop  berlangsung cukup menarik. Dengan bahasa yang komunikatif, para peserta sangat cepat memahami materi yang disampaikan. Terlebih lagi setiap peserta diberikan kesempatan untuk hands-on untuk mencoba / mengoperasikan langsung Apps yang disampaikan pemateri. Adapun produk-produk dan Apps yang menjadi object workshop Appsology ini antara lain; Mackie ProDX Series dengan aplikasi MixerConnect Apps, Mackie FreePlay dan Reach dengan Connect Apps dan EAWmosaic dari Radius. 


Dengan adanya program ini, para palaku dunia pro audio dapat memahami apakah dengan adanya perkembangan teknologi Apps yang diterapkan dalam produk-produk audio akan mempermudah perngoperasiannya ataukah justru menyulitkan. Program ini akan berlanjut ke kota-kota lain seperti, Jogjakarta, Solo, Semarang, Surabaya dan kota-kota lainnya.






Thursday, February 9, 2017

APPSology Roadshow

Dalam 5 tahun terakhir, perkembangan dan penggunaan aplikasi (apps) dalam teknologi informasi dan perangkat elektronik telah menjadi tren yang mendunia. Berbagai apps dengan mudah ditemukan dalam perangkat pintar (gadget) yang digunakan untuk berbagai keperluan. Tidak terkecuali dalam industri professional audio, apps telah terintegrasi ke dalam sebuah system operasi yang memberikan berbagai kemudahan mengakses fungsi dari perangkat audio itu sendiri.


 Melalui program Appsology, PT. Kairos Multi Jaya mengadakan program roadshow yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan memperkenalkan produk-produk audio yang berbasis pada aplikasi. Dengan adanya program ini, para pelaku industri pro audio dapat memahami apakah teknologi audio berbasis apps ini mempermudah atau malah justru mempersulit?

Temukan jawabannya di APPSology Roadshow di kota-kota Anda. Simak update melalui social media Kairos Multi Jaya.


Thursday, December 29, 2016

D'MASIV bersama Mackie Ukir Rekor MURI


Ide gila! Itulah ungkapan yang pas pada saat D’MASIV mempresentasikan rencana besar mereka di penghujung tahun 2016 ini. Bagaimana tidak gila? Mereka merencanakan pertunjukan musik di 50 stage secara berurutan dalam waktu 1 hari 2016 dalam rangka promosi album terbarunya, Orange Album. Sebuah project yang benar-benar gila, sesuai dengan namanya #DMASIV5150 yang jika diartikan dalam kode kepolisian, 5150 berarti orang gila. Pun diatas kertas, hal tersebut memang agak sulit untuk diwujudkan.

Hal yang paling krusial untuk mewujudkan ide gila tersebut adalah faktor teknis, khususnya produksi sound system. Bagi D’MASIV, meskipun dengan target kuantiti yang harus dicapai 50 Outlet dalam 1 hari, sound quality dalam setiap pertunjukan mereka adalah hal yang diprioritaskan. Mereka memerlukan sebuah system yang portable, kompak, setup cepat dan memiliki kualitas sound yang dapat dipertanggungjawabkan.

Setelah melalui proses brainstorming dan beberapa kali trial, akhirnya ditentukan format yang ideal, yaitu Mackie Thump 15 dan compact digital mixer Mackie ProDX8 sebagai main system. 

Mackie Thump dikenal memiliki kualitas sound yang cukup mumpuni. Sedangkan ProDX8 adalah digital mixer terbaru dari Mackie dengan footprint yang kecil dan bobot yang ringan dan sound yang superior. Digital mixer ini cocok dipakai di venue-venue kecil sampai medium. Dengan fitur yang dimiliki ProDX8, diantaranya 6 input WideZ™ preamp dan 1 line in 1/8” serta 2 output L/R, 2 Out Aux dan 1 headphone output, cukup untuk mengakomodasi kebutuhan D’MASIV untuk menciptakan rekor tersebut. Terlebih lagi kemudahan untuk control (mixing) mixer ini dengan menggunakan Smartphone melalui aplikasi Mackie MicerConnect Apps yang berbasis Android maupun iOS.




Perjalanan Menciptakan Rekor MURI #DMASIV5150
Satu hari di tanggal 4 Desember 2016 yang sangat melelahkan telah berhasil dilewati oleh D’MASIV dengan sukses. Berkeliling dan tampil di LIMA PULUH titik dalam SATU hari jelas bukan hal yang mudah, namun dengan semangat tulus semuanya niscya bisa dilakukan. Dan Rian, Kiki, Rama, Rai, serta Wahyu mendapat hasil yang sepadan: sebuah Rekor MURI.
Memulai perjalanan panjang dari outlet Alfamidi di Adam Malik, Kreo Selatan, Tangerang, D’MASIV dipenuhi semangat dan motivasi tinggi. “Bismillah, semoga hari ini berjalan lancar dan dijauhi dari segala gangguan.” ucap Rian yang diamini oleh semua rekan-rekannya.
Satu titik, dua titik, sepuluh titik, dua puluh titik dilalui D’MASIV dengan lancar dan relatif cepat tanpa ada kendala teknis yang berarti. Karena dari segi produksi sound system, Mackie telah menyiapkan setidaknya 4 set system yang dipasang di outlet yang dilalui. System 1 s/d system 4 dipasang di 4 outlet pertama. Setelah D’MASIV tampil di Outlet 1 dan menujui Outlet 2, System 1 bergerak menuju Outlet 5 dan demikian seterusnya. Di beberapa titik, hujan turun dan membuat pertunjukan harus dilakukan didalam outlet. Namun hal tersebut juga bukan menjadi masalah serius, karena system yang disediakan memang system yang sangat mudah untuk di-setup.   
Layaknya sebuah film action yang semakin mendekati ending maka semakin seru pula aksi laganya, perjalanan D’MASIV menuju titik terakhir pun semakin berat. Hujan yang tidak kunjung reda, lalu lintas yang semakin macet, serta stamina yang semakin terkuras adalah tantangan yang dihadapi. Namun optimisme masih menyelimuti D’MASIV dan tim untuk tiba di garis finish tepat waktu. Maka, setibanya di titik ke-50, D’MASIV disambut oleh suka cita.
“Hari ini kita berhasil jadi orang gila, namun gila dalam arti positif. Kita berhasil tampil di 50 titik dalam 1 hari!” ucap Rian yang disambut tepuk tangan dari semua penonton yang hadir di titik terakhir Alfamidi Maxwell, Summarecon, Tanggerang. Sebuah rekor MURI yang luar biasa, sebuah rekor yang mungkin tidak terbayangkan bisa dibuat. Namun dengan keyakinan dan kerja keras tinggi, Rian dkk berhasil membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin.
Torehan prestasi D’MASIV dalam buku rekor MURI ini tidak terlepas dari dukungan Musica Studios, Alfamidi sebagai official retail partner untuk penjualan Orange Album D’MASIV, Cleveland Cycle Werks dan PT. Kairos Multi Jaya selaku distributor brand Mackie di Indonesia yang sudah menyediakan kebutuhan sound system di 50 outlet tersebut.



Di akhir keseluruhan acara pada hari itu, melalui Alimo Tanto selaku Marketing Manager PT. Kairos Multi Jaya memberikan kejutan berupa digital mixer ProDX8 yang dipakai untuk memecahkan rekor MURI tersebut sebagai apresiasi kepada DMasiv yang telah berkontribusi nyata dalam memajukan musik tanah air.



Tuesday, December 6, 2016

SALE SUPER DAMAI - Aksi Diskon Bela Konsumen


"SALE SUPER DAMAI"
Aksi Diskon Bela Konsumen

Jangan lewatkan kesempatan berharga ini. Sale Super Damai Terbesar, Termurah, Terlama produk-produk  Audio terkemuka dari berbagai merk dan type. Dapatkan produk impian Anda di event ini dengan harga terbaik. Ikuti terus liputan event ini di media social kami dan temukan promo menarik setiap harinya. 

Mulai 8 Des 2016 s/d 30 Des 2016

Bertempat di
WAREHOUSE GAMBIR EXPO BLOK C # 2
(KOMPLEK JIEXPO KEMAYORAN - MASUK PINTU 2)
Senin - Jumat :  11.00 - 18.00 WIB
Sabtu : 11:00 - 15:00
(kecuali libur nasional)

PRODUK
PEAVEY, MACKIE, EAW, RCF, DENON, APEX, APOGEE, KLOTZ, ALLEN&HEATH, AMPHENOL, FOCUSRITE, DLL
  • Diskon up to 70%
  • Barang Branded Original Bergaransi*
  • Test langsung di tempat
  • First Come First Served**
* Syarat dan ketentuan berlaku
** Selama persediaan mash ada

Untuk informasi lebih lanjut hubungi 021-6583 3535 atau dengan sales team kami:

  • Yudhi +6283840675080
  • Andry +6285782057573
  • Fendy +628979406997
  • Ferdinan +6281297523486
  • Deni +6285780856848


Monday, November 28, 2016

Peavey Guitar Showdown 2016


Peavey, salah satu innovator dalam dunia pro audio dan musical instrument khususnya amplifier, baik guitar, bass maupun keyboard, melalui Peavey Indonesia baru-baru ini merilis beberapa seri ampli terbaru untuk pasar instrumen musik di Indonesia. Keseluruhan ampli terbaru tersebut diantaranya; ValveKing 20 MH, Classic 20 MH, 6505 MH dan 6505 Piranha untuk para gitaris dan 2 ampli mini head terbaru untuk para bassis, yaitu MiniMAX dan MiniMEGA.

Untuk menciptakan awareness dari ampli seri terbaru tersebut, Peavey Indonesia mengadakan program Peavey Guitar Showdown 2016. Ide dasar program ini adalah mengundang dan memberikan kesempatan kepada para gitaris untuk mencoba (experience) mini head series terbaru Peavey, di spot-spot yang telah ditentukan, antara lain Demajors Kemang, Hari Hari Musik, Glam Rock Café dan booth Peavey saat gelaran Surabaya Music Expo 2016 lalu.

“Melalui program Peavey Guitar Showdown ini, Peavey Indonesia memastikan para gitaris tidak salah memilih dan membeli amplifier berkualitas dengan harga yang terjangkau. Trying is believing,” jelas Cahyo Budiono selaku Director of Sales, PT. Kairos Multi Jaya sebagai distributor Peavey di Indonesia. “Selain itu, setiap gitaris yang mencoba ampli-ampli tersebut di spot yang telah ditentukan, berhak memenangkan ValveKing 20 MH dan Classic 20 MH”, pungkas pria yang akrab disapa Pak Cahyo tersebut.

Konsep sederhana ini sebagaimana biasanya seorang gitaris yang mendatangi toko musik untuk sekedar mencobanya atau soundcheck sebelum membelinya. Bedanya, program ini sekaligus sebagai ajang unjuk kebolehan (kompetisi) dalam memainkan gitar dan membangun sound yang sesuai dengan karakter permainan masing-masing dengan ampli-ampli tersebut.

Tahap awal (recruitment) program ini dimulai pada tanggal 2 Agustus 2016 dan berakhir pada 25 Oktober 2016. Pada kurun waktu tersebut, peserta yang ambil bagian dalam program ini mendatangi spot yang telah ditentukan, mencoba ampli dengan menampilkan permainan gitar selama 2 menit yang direkam (video) oleh team Peavey Indonesia. Dari keseluruhan video peserta yang berhasil direkam tersebut akan di-upload ke YouTube Channel Peavey Indonesia yang selanjutnya dijadikan bahan penilaian Kejuaraan / kompetisi oleh team juri dan penentuan Juara Favorit.

Team juri yang terdiri dari Donny Suhendra (musisi senior Indonesia), Mudya Mustamin (jurnalis & pengamat musik) dan Yudhi Setiawan (brand Peavey Indonesia) kemudian menilai dan menentukan 20 peserta yang lolos ke babak final berdasarkan peringkat nilai. 

Acara Grand Final Peavey Guitar Showdown 2016 sendiri berhasil digelar pada tanggal 19 November 2016 di Summarecon Mall Serpong lalu.

 Yang berbeda dan menarik perhatian dari konsep penyelenggaraan final Peavey Guitar Showdown ini adalah sistem perebutan kejuaraanya. Lazimnya kompetisi gitar yang pernah diadakan selama ini adalah live performance menggunakan minus one / jam track atau mengirimkan track yang sudah kita rekam sebelumnya. Akan tetapi yang dilakukan oleh Peavey Indonesia ini bisa jadi merupakan hal baru dan belum pernah dilakukan di Indonesia : Guitar Battle! Ya, perebutan juara ditentukan dengan lick war / lick battle / trading lick! Peserta yang masuk babak final akan diundi (drawing untuk) menentukan siapa melawan siapa? Setelah melakukan drawing, peserta akan menampilkan permainan masing-masing selama 1 menit secara bergantian. Setelah itu, salah satu peserta dalam sesi battle tersebut mengambil kertas undian berisi 7 nada dasar (key) secara acak pada kotak yang disediakan. Jadi, keduanya battle dengan key yang sama untuk sesi ‘jual – beli lick’. Efeknya pertarungan benar-benar seru dan sangat spontan! Karena para finalis tidak / belum mengonsep permainan yang akan mereka tampilkan dihadapan lawan maupun audiens. Disinilah kualitas seorang gitaris benar-benar diuji. Baik secara teknikal maupun pengetahuan musical.


Dari keseluruhan duel para finalis Peavey Guitar Showdown 2016 lalu, yang paling menarik adalah duel antara Marcell Hadisaputro dengan Bagas Ramadhan yang masih berumur 13 tahun. Bagas adalah peserta termuda dalam ajang ini! Keduanya bertemu di babak penyisihan dan sama-sama lolos ke putaran semi final. Pada babak semi-final, masing-masing mampu mengungguli lawan masing-masing. Sehingga mereka kembali bentrok di partai final.



Meskipun dari segi usia masih sangat belia, Bagas mampu memberikan perlawanan kepada Marcell yang jauh lebih senior. Dalam pertarungan final, keduanya sama-sama mengeluarkan kemampuan terbaik. Hal tersebut terlihat dari permainan mereka yang seakan tidak kehabisan ide sejak partai penyisihan. Bahkan pada saat sesi battle pun, host seakan tidak mau menghentikan ‘jual beli’ lick yang semakin seru.

Akhirnya setelah menilai performance masing-masing gitaris dan nilai plus dari sesi trading lick, dewan juri memutuskan Marcell sebagai juara dalam ajang Peavey Guitar Showdown 2016 ini. Disusul oleh Bagas Ramadhan mengamankan posisi Runner Up #1 dan Aji Triharto di Runner Up #2.




Selain kompetisi yang berdasarkan penilaian oleh juri, juga ada voting secara online melalui YouTube. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk memviralkan video mereka ke kanal media sosial masing-masing untuk mendapatkan LIKES sebanyak mungkin. Peavey Classic 20 MH menunggu jemputan peserta dengan LIKES video YouTube terbanyak. Pada penutupan polling, Shena Ariyandi mampu mengoleksi 7.000 viewers lebih, 2.293 Likes dan keluar sebagai Juara Favorit serta berhak mendapatkan Peavey Classic 20 MH.


- Peavey Indonesia -


Tuesday, October 25, 2016

Pembekalan Ketrampilan Operator Sound System di Akademi Angkatan Laut - Tanjung Perak, Surabaya

Perkembangan digital mixer di Indonesia telah memasuki sebuah era dimana semua pengguna/ pelaku dalam dunia pro audio khususnya sound enginner dituntut untuk mampu mengoperasikannya. Sejalan dengan visi PT.Kairos Multi Jaya, bahwa kami ingin memperlengkapi sound engineer Indonesia agar lebih piawai dengan digimix (digital mixer), maka kami harus terus melakukan penetrasi ke semua lapisan masyarakat. Mulai dari pengguna biasa hingga sound engineer profesional, mulai dari kota besar sampai dengan berbagai pelosok desa. Baik dari rental kecil hingga rental besar, kami secara kontinyu memberikan edukasi kepada Indonesia.


Dalam memberikan edukasi dalam bidang pro sudio khususnya kalangan sound engineer, kami tidak hanya berfokus pada pengguna sipil saja tetapi juga menyentuh instansi pemerintahan maupun lembaga-lembahga negara yang juga mempunyai perhatian besar terhadap kualitas suara di setiap acara/event resmi di jajarannya. Termasuk di lembaga ketahanan negara, Tentara Nasional Indonesia. Dimulai dari TNI AD di berbagai Komando Daerah Militer dan terus merapat ke semua jajaran TNI lainnya.

Pada kesempatan kali ini, pada tgl 19 October 2016, kami mendapatkan kepercayaan dari TNI AL untuk memberikan workshop yang bertemakan 'Pembekalan Ketrampilan Operator Sound System' di Akademi Angkatan Laut, Surabaya.

Materi workshop yang disampaikan oleh Pak Jonathan DS selaku pimpinan Representative Office PT. Kairos Multi Jaya untuk area Indonesia Timur ini semakin membuat penasaran setiap anggota yang ditugaskan untuk belajar Digital Sound System, karena pada umumnya semua peserta hanya memiliki pengalaman dalam dunia analog.

Materi pembekalan yang diberikan dalam bentuk teori dan praktek selama sehari penuh ini meliputi beberapa bidang antara lain:
  1. Akustik Ruang, yang secara spesifik dibahas adalah akustik ruang dari Gedung Maspardi di AAL Surabaya
  2. Teknologi Asymetric Speaker dari Mackie SRM-450
  3. Digital mixer Allen & Heath QU-32

Pembekalan yang sangat singkat dan padat ini berakhir dengan penyerahan sertifikat kepada peserta yang telah menyelesaikan seluruh materi dan berkenan mengikuti test praktek bersama.


Kami sangat menyadari bahwa keberhasilan Sound Engineer bukan didasari pada sertifikasi semata, namun SEMANGAT untuk MAJU merupakan modal untuk menapak kepada KEBERHASILAN. Sesuai dengan semboyan semua Akademi TNI Angkatan Laut : "Kami pasti BISA dan Kami harus BISA"


Bravo Sound Engineer Indonesia.... MERDEKA!




Monday, October 24, 2016

PAKET MAK NYOSS - Mackie Wireless Digital Mixing System

#BreakingNews 
Kami selalu berinovasi dalam memberikan pelayanan dan kepuasan konsumen untuk mendapatkan manfaat dari produk-produk yang kami pasarkan. Saat ini kami mengadakan promo salah satu Wireles Digital Mixer andalan Mackie : DL32R dengan paket Mak Nyoss! Sebuah paket wireless digital mixing system yang komplit.


Isi paket ini adalah sebagai berikut:
  • 1 unit Mackie DL32R
  • 1 Unit iPad Air 2
  • 1 Unit Router WiFi

Dalam paket tersebut, Mackie MasterFader Apps sudah ter-install didalam iPad. Router WiFi sudah terkoneksi dengan iPad dan Mackie DL32R.
Tinggal colok-colokin dan mixing secara wireless melalui iPad!

HARGA HANYA Rp. 35,5 Juta!

Mak Nyoss, bukan?!!! 
Harga MURAH, setup MUDAH dan mixingnya MANTAP!

Segera hubungi Dealer Mackie terdekat!

note:
  • iPad dan Router WiFI garansi distributor resmi produk bersangkutan (bukan garansi Kairos Multi Jaya)
  • Warna iPad tergantung stok yang tersedia
  • Ketersediaan paket dan waktu promo sangat terbatas

Wednesday, October 5, 2016

RCF HDL50-A

Setelah sekian lama RCF HDL20-A hadir memberikan ‘game changer’ kepada para pelaku dunia pro audio di kalangan rental, tempat ibadah, bahkan di kalangan militer sekalipun, kini RCF memperkenalkan varian terbaru dari seri D-Line; RCF HDL50-A!

HDL50-A hadir melengkapi keseluruhan seri line array D-Line di kelas active 3-way 12”. Modul speaker line array ini memiliki dua woofer 12”, 4 mid driver 6.5”, dan dua HF compression driver 2”. Kedelapan driver ini disusun secara simetris, terutama driver mid dan high dengan design waveguide yang unik dan isophasic, sehingga kita bisa mendapatkan respon fase yang konstan pada 700Hz keatas.


Dari segi material, delapan driver speaker ini memakai magnet high power neodymium yang menjadikannya memiliki bobot yang ringan (56kg). Sangat sesuai dengan objective dan konsep awal seri D-Line; speaker compact yang ringan namun memiliki power yang impresif!

HDL50-A dilengkapi dengan sistem amplifikasi kelas D, dengan total power sebesar 4400W peak. Dengan maksimum SPL di angka 140dB per box-nya, speaker ini dijamin bakal nendang banget! Hal tersebut akan membuat seri D-Line kembali menjadi game changer di kalangan pegiat audio, karena akan semakin banyaknya kemungkinan untuk mengisi venue-venue yang lebih besar.

Keunggulan fitur HDL 50-A tidak berhenti hanya sampai disitu saja, karena setiap box dari speaker ini dilengkapi dengan onboard signal processor dengan kemampuan sampling rate 48kHz dan bit depth 32bit floating
Monitoring dan konfigurasi sistem serta signal processing ini dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas RD-Net yang tersedia onboard di HDL50-A ini. Masing-masing RD-Net dari tiap speaker dapat di-link, sehingga seluruh sistem dapat di monitor dan dikonfigurasi cukup hanya dengan menggunakan kabel network (lan).

Fitur

·      4400 watt, 3 way Amplification
·      140 dB max SPL
·      8 x high power neodymium transducers
·      48 kHz, 32 bit DSP Processing
·      RDNet onboard
·      Remote monitoring & control


Acoustical Spesification

·      Freq Response -3 dB : 40 Hz + 20000 Hz
·      Compression driver : 2x1,4” neo, 3.0”v.c
·      Midrange : 4x6” neo, 2.0” v.c
·      Woofer : 2x12” neo. 3.0”v.c

Amplification

·      Total Power 4400 Watt peak
·      High Freq  : 1100 Watt peak
·      Mid Freq : 1100 Watt peak
·      Low Freq : 2200 Watt peak

Bersamaan dengan diluncurkannya HDL50-A, RCF juga memperkenalkan SUB 9007-AS sebagai satu kesatuan system yang powerful! Spesifikasi SUB 9007-AS akan kita ulas di edisi berikutnya.

Untuk informasi selengkapnya, hubungi Kairos Multi Jaya.