Friday, February 3, 2023

Mackie CR2-X Bar PRO

 PREMIUM DESKTOP PC SOUNDBAR WITH BLUETOOTH

Mackie CR2-X Bar PRO menghadirkan suara dahsyat dalam desain soundbar ringkas dan tersembunyi yang pas di bawah tampilan desktop. Dari bermain game, dengerin musik hingga nonton film, soundbar ini menghasilkan suara yang jernih dan imersif yang menciptakan pengalaman tak terlupakan.

Teknologi driver BMR yang inovatif memungkinkan suara CR2-X Bar PRO terdengar memenuhi ruangan dalam casing yang begitu ringkas berkat desain cakram datarnya yang unik, serta dapat dihubungkan mudah dengan USB, Analog, dan Bluetooth® tersedia plus output subwoofer onboard.

  • BMR driver technology for room-filling sound
  • Capacitive touch Volume and Mute controls
  • Compact, stealthy design fits under your desktop display
  • Three tone presets – Music, Voice, Game
  • Integrated selectable RGB LED lighting
  • Three inputs – USB-C, 1/8” Aux, and Bluetooth® 5.0
  • Subwoofer output with jack detection
  • Subwoofer crossover mode
  • Headphone output

Thursday, February 2, 2023

Audio-Technica BPHS1


 

Broadcast Stereo Headset with Dynamic Boom Microphone

Audio-Technica BPHS1, stereo headset yang dibuat khusus untuk pembawa acara siaran berita & siaran olahraga (broadcast), pengumuman / paging dan wawancara daring. Headset stereo dengan konstruksi kokoh ini menawarkan reproduksi vokal yang alami dan terfokus, melalui sebuah mikrofon dinamik ber-output tinggi yang dipasang pada gooseneck fleksibel. Desain ear-cup sirkumaural (di sekitar telinga) yang tertutup berfungsi untuk mengisolir telinga dari kebisingan suara latar.

Mikrofon headset memiliki polar pettern cardioid yang dirancang untuk pengambilan suara dengan kejelasan suara maksimum pada berbagai frekuensi. Mic ini lebih sensitif terhadap suara yang berasal dari depan elemen, membuatnya efektif dalam mengurangi pickup suara yang tidak diinginkan.

Boom gooseneck yang fleksibel dapat diputar untuk memudahkan pem-posisian di sisi kanan atau kiri.

Fitur Audio-Technica BPHS1
• Type : Closed-back Dynamic (Headphone), Cardioid Dynamic (Microphone)
• Driver Diameter : 40 mm (Headphone)
• Frequency Response : 20-20,000 Hz (Headphone), 40-20,000 Hz (Microphone)
• Maximum Input Power : 1,600 mW at 1 kHz
• Sensitivity : 100 dB (Headphone), -57 dB (1.4 mV) re 1V at 1 Pa (Microphone)
• Impedance : 65 ohms (Headphone), 560 ohms (Microphone)
• Weight 264 g (9.3 oz)
• Cable : 3.3 m (10.8′) long with 8-pin connector at headset end; 3-pin XLRM-type connector (microphone) and 6.3 mm (1/4″) phone plug (headphone) outputs
• Magnet : Neodymium (Headphone)
• Voice Coil : Copper-clad aluminum wire
• Accessories Included : 3 windscreens; spare connector screw

#AudioTechnica #BPHS1 #broadcastmicrophone #Microphone#Broadcast


Wednesday, February 1, 2023

Novation Launch Control XL MKII

 Ultimate Control Over Ableton Live


Launch Control XL adalah pengontrol utama untuk Ableton Live. Perangkat ini membantu pengguna lebih fokus pada musik dan lebih sedikit penggunaan laptop, dengan menyediakan 16 tombol, 24 kenob, dan 8 fader, yang semuanya berintegrasi mulus dengan Live untuk memberi kendali langsung secara menyeluruh.

Ketika dikombinasikan dengan grid 64-tombol intuitif Launchpad, Launch Control XL memberikan kontrol simultan yang luar biasa atas tampilan sesi, mixer, efek, dan instrumen Ableton Live. Perpaduan yang sempurna dan sangat mudah digunakan! Pada bagian panel utama terdapat LED warna-warni yang menyala untuk membedakan antara send, EQ atau perangkat lainnya.

FiturLaunch Control XL MKII

  • 24 rotary pots with 300 degree motion
  • 24 multi-colour indicator LEDs - one for each pot
  • Eight 60mm Faders
  • 16 assignable multi-colour backlit buttons
  • Additional 8 assignable backlit buttons
  • 2 backlit template select buttons
  • USB B 2.0
  • Kensington Security Slot

#Novation #LaunchControlMK2 #LaunchControl #AbletonLive

Monday, January 2, 2023

Seberapa Penting Audio Interface untuk Live Streaming?

Sama seperti memiliki webcam berkualitas tinggi dengan pencahayaan yang baik di kamar, kualitas audio juga berdampak besar pada reputasi kamu sebagai streamer. Dan salah satu cara termudah dan hemat biaya untuk meningkatkan kualitas audio streaming kamu adalah dengan berinvestasi pada audio interface.




Jika kamu telah melakukan riset tentang apa yang diperlukan untuk penyiapan streaming yang memberi modularitas untuk jangka panjang, kemungkinan kamu juga telah membaca tentang pentingnya audio interface. Namun sebagai perangkat yang umumnya diasosiasikan dengan musisi dan produser, manfaat apa yang diberikan audio interface kepada streamer?

Untuk memahami berbagai manfaat yang diberikan, sangat penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya ‘tugas’ audio interface? Sederhananya, audio interface bertugas mengubah sinyal analog menjadi format digital yang dapat dibaca oleh komputer.

Inilah yang memungkinkan musisi untuk merekam vokal atau instrumen dalam lingkungan digital. Atau dalam hal ini, streamer menggunakan peralatan analog, seperti mikrofon yang menggunakan koneksi XLR, dalam perangkat lunak seperti OBS. Audio interface secara efektif mem-bypass soundcard internal komputer, yang memberikan manfaat terpenting yaitu monitoring yang bebas latensi.

Oke, berikut adalah manfaat utama menggunakan audio interface:

1. Latency-free monitoring (monitoring tanpa latensi)

Monitoring adalah tindakan mendengarkan kembali, dan menganalisis audio apa pun yang dikeluarkan atau diterima. Latensi tambahan apa pun dapat membuat proses monitoring ini menjadi hal yang sangat membuat frustrasi, yang biasanya merupakan gejala penggunaan soundcard internal atau driver bawaan sistem saat merekam atau live streaming.

Misalnya, seorang penyanyi perlu mendengar dirinya sendiri di headphone mereka sendiri selama proses perekaman. Jika ada penundaan (latensi) pada sinyal mereka selama proses ini, akan sulit untuk bernyanyi dengan tempo.

Dan dalam situasi seperti live streaming, kita tidak memiliki waktu pascaproduksi untuk memperbaiki kesalahan apa pun sehingga memiliki umpan balik yang benar-benar real-time sangat penting untuk memberikan performa yang maksimal.



Sederhananya, jika streaming video game ke ribuan pemirsa, kita pasti ingin mendengar sinyal mikrofon  dan sumber audio lainnya terdengar tanpa ada penundaan (delay). Nah, pemantauan (monitoring) bebas latensi berarti;

  • √ Tidak adanya penundaan (delay) pada apa yang kita dengar (ini sangat penting untuk vokal)
  • √ Kita akan mendapatkan pemahaman yang baik tentang apa yang didengar audiens
  • √ Memiliki kontrol penuh atas ouput keseluruhan dari semua sumber audio di headphone dan  dapat disesuaikan dengan tingkat kenyamanan kita.
  • √ Menghemat daya pemrosesan di komputer kita 

2. Preamp yang Lebih Baik

Dengan sendirinya, mikrofon menghasilkan sinyal yang sangat rendah dan pada dasarnya tidak terdengar yang disebut sebagai sinyal level mikrofon. Sinyal level mikrofon tipikal berkisar antara -60dB dan -40dB. Jadi agar pendengar mendengar ini, sinyal perlu diperkuat ke level tertentu. Dan inilah tepatnya yang dilakukan sebuah preamp.

Preamp atau sering kali disebut sebagai mic pre, hanya menerapkan penguatan pada sinyal untuk menaikkannya ke level nominal untuk perekaman atau streaming. Dan salah satu manfaat utama dari audio interface yang bagus sepeti Mackie Onyx adalah menghasilkan sinyal bersih dengan noise rendah.

Preamp dapat memengaruhi sinyal audio Anda dalam beberapa cara:

  • √ Seberapa “bersih” sinyal yang diperkuat
  • √ Sejumlah kebisingan yang dimasukkan ke dalam sinyal setelah dinaikkan (sering disebut sebagai “hiss atau desisan”)
  • √ Nada atau Tone atau “karakter” sinyal, yang biasanya juga disebut sebagai warmth.
  • √ Seberapa banyak Gain yang sebenarnya bisa kita gunakan.

3. Koneksi Mikrofon XLR

Sebelum pembahasan lebih lanjut, mari kita bahas 1 hal ini terlebih dahulu – apakah mikrofon XLR secara inheren lebih baik daripada mikrofon USB?

Nah, tentu jawabannya adalah ya dan tidak.

Faktanya, dalam banyak kasus, mikrofon dibuat dengan komponen internal yang sama atau serupa. Manfaat utama memiliki mikrofon dengan koneksi XLR adalah modularitas yang disediakannya, sedangkan menggunakan mikrofon USB adalah tentang kenyamanan dan memiliki pengaturan minimal dan berbiaya rendah.



Perbedaan utama dengan mikrofon USB adalah mereka memiliki konverter analog ke digital bawaan, yang secara efektif berfungsi sebagai audio interface itu sendiri. Ini juga yang memungkinkan kita memantau audio komputer melalui mikrofon USB.

Dengan koneksi XLR, kita akan memiliki pilihan mikrofon yang jauh lebih luas untuk dipilih termasuk peralatan analog eksternal seperti preamp, audio interface dan lainnya.

Untuk jangka panjang dan sebagai streamer yang mungkin ingin meningkatkan perangkat dari waktu ke waktu, menggunakan audio interface terpisah dengan mikrofon XLR akan memberi lebih banyak peluang untuk memperluas setup dan berinvestasi pada peralatan berkualitas lebih tinggi.

Bagaimana jika hanya ingin menggunakan Mikrofon USB?

Seperti yang dibahas sebelumnya, mikrofon USB sebenarnya juga berfungsi sebagai audio interface itu sendiri, meskipun manfaat yang diberikannya tidak sebanding. Ada beberapa alasan utama dalam memilih untuk menggunakan mikrofon USB:

  • √ Kenyamanan: Mikrofon USB menawarkan solusi sederhana dan minimal untuk penyiapan tanpa memerlukan berbagai peralatan.
  • √ Biaya: Rata-rata, mikrofon USB bisa jauh lebih murah daripada membeli mikrofon XLR, audio interface, dan kabel untuk menghubungkan semuanya. Tetapi sekali lagi, ini mengorbankan potensi kualitas suara dan preamp yang lebih baik.

Jika kita punya rencana untuk menambahkan instrumen apa pun ke setup streaming atau meningkatkan mikrofon di masa mendatang, memiliki antarmuka audio mandiri memberi kita modularitas itu.

Namun, jika kita berencana untuk menggunakan mikrofon, lalu perangkat khusus USB, meskipun terbatas untuk alasan yang telah disebutkan, hal itu akan memberi kita apa yang diperlukan untuk setup streaming sederhana.

Jadi kita sebenarnya tidak membutuhkan interface terpisah jika mikrofon USB sudah sesuai dengan kebutuhan kita sebagai streamer.

4. Kualitas Suara yang Lebih Baik

Secara umum, mudah untuk menjelaskan bahwa audio interface menawarkan kualitas suara yang lebih baik. Tapi apa sebenarnya arti “lebih baik” dalam konteks ini?

Pertama dan terpenting, konverter dalam interface akan memiliki kualitas yang lebih tinggi daripada yang ditawarkan oleh soundcard bawaan. Bagi kebanyakan orang (tanpa telinga yang terlatih), perbedaannya mungkin tidak terlihat, tetapi itu ada.

Audio interface memberi kita kemampuan untuk merekam pada kedalaman bit yang tinggi.


 

Kedalaman bit yang lebih tinggi akan menangkap rentang dinamis yang lebih tinggi dari audio yang sedang direkam. Sample rate menentukan jumlah sampel yang diambil dari sinyal analog per detik. Dengan kata lain, semakin tinggi sample rate, semakin banyak sampel sumber audio per detik yang diambil.

Untuk contoh dunia nyata, banyak CD menggunakan trek yang diekspor dalam 16/44.1 yang berarti kedalaman bit 16 dan laju sampel 44,1 kHz. Ini biasanya lebih dari cukup untuk menghasilkan suara berkualitas tinggi tanpa kehilangan dinamika penting atau informasi audio.

Sedangkan untuk perekaman, banyak yang menggunakan kedalaman bit 24. Sebagian besar interface menawarkan perekaman resolusi tinggi dengan 24 bit dan kecepatan sampel hingga 192kHz. Namun, ada batasan praktis untuk kedalaman bit yang kita gunakan karena apa pun yang lebih tinggi mungkin muncul beberapa isu seperti ukuran file besar atau beban berat pada CPU komputer kita.

Jadi, audio interface mana yang harus kita beli?

Berikut adalah rekomendasi untuk audio interface yang sempurna untuk live streaming dan mereka yang baru memulai membuat setup streaming:

  1. M•Caster Studio Livestream Mixer
  2. Onyx Artist 1×2 Audio Interfac
  3. M•Caster Live Streaming Mixer

Friday, December 30, 2022

Produk Baru! Mackie New CR2-X Cube, CR2-X Bar Pro dan CR6S-X Sub



Produk audio Mackie yang berkualitas tinggi telah dirancang untuk memberi pengalaman mendengarkan yang tak terlupakan. Apakah kamu seseorang yang berkarier di bidang pembuatan musik, kreator konten dan bermain game atau seseorang yang menikmatinya sebagai hobi, Mackie memiliki apa yang kita butuhkan.

Selama lebih dari 30 tahun, Mackie telah berkomitmen untuk menciptakan perlengkapan audio profesional yang dapat dibeli semua orang. Tentu, varian dan pilihan produk tersebut telah mengalami perubahan yang lebih baik sering dengan waktu. Sebagai merek pilihan untuk semua hal tentang audio, Mackie selalu mencari solusi untuk mengembangkan cara baru dan menarik dalam menikmati musik atau suara. Penambahan produz baru tersebut diantaranya Seri CR-X — CR2-X Cube, CR2-X Bar Pro, dan Subwoofer CR6S-X yang baru saja dirilis.

Mackie  menjawab pertanyaan para pengguna dengan memberi pemahaman yang lebih baik tentang apa yang membuat penambahan CR2-X Cube, CR2-X Bar Pro, dan Subwoofer CR6S-X yang baru begitu istimewa. mari kita simak fütur satu persatu:

 

MACKIE CR2-X CUBE
PREMIUM DESKTOP SPEAKERS

Ukuran kecil tidak berarti bersuara kecil. Speaker desktop Mackie CR2-X Cube dengan teknologi driver BMR inovatif yang memungkinkan suara sebening kristal dan cakupan suara lebar yang memenuhi ruangan, dalam format yang ringkas.

Para gamer yang menginginkan suara detail tembakan, langkah kaki dan ledakan jauh, tidak perlu mencari perangkat lain lagi. Bagaimana dengan musik? CR2-X Cube memberikan akurasi dan pencitraan spasial yang luar biasa yang berarti vokal akan benar-benar terdengar di depan Anda, gitar akan memiliki kedalaman dan dimensi, dan yang lainnya akan mengklaim spot yang berbeda di area mendengarkan.

 

Mackie CR2-X Bar PRO
PREMIUM DESKTOP PC SOUNDBAR WITH BLUETOOTH

Mackie CR2-X Bar PRO menghadirkan suara dahsyat dalam desain soundbar ringkas dan tersembunyi yang pas di bawah tampilan desktop Anda. Dari bermain game, dengerin musik hingga nonton film, soundbar ini menghasilkan suara yang jernih dan imersif yang menciptakan pengalaman tak terlupakan.

Teknologi driver BMR yang inovatif memungkinkan suara CR2-X Bar PRO terdengar memenuhi ruangan dalam casing yang begitu ringkas berkat desain cakram datarnya yang unik, serta dapat dihubungkan mudah dengan USB, Analog, dan Bluetooth® tersedia plus output subwoofer onboard.

 

Mackie CR6S-X
POWERED FLOOR-STANDING SUBWOOFER

Subwoofer CR6S-X menampilkan woofer 6,5” dengan output tinggi dan down-firing yang dikombinasikan dengan port yang disetel secara presisi. Dengan subwoofer CR6S-X, Anda akan benar-benar merasakan semua detail hentakan bass, ledakan, dan gemuruh dari musik atau film yang ditonton dan kamu melakukannya dengan penuh gaya.

CR6S-X memiliki bentuk ringkas yang tidak menghabiskan ruang di bawah meja kamu. Dapatkan pengalaman audio penuh dari audio desktop kamu dengan subwoofer CR6S-X.

Monday, December 26, 2022

CASIO Privia PX-S6000

Casio Privia PX-S6000 memadukan bahan dan desain ramah interior menampilkan kombinasi warna hitam mengkilap dan desain serat kayu kenari yang cantik, bersama dengan jaring kain elegan. Desain PX-S6000 yang modern, minimalis, dan harmonis tidak hanya merupakan pilihan yang sangat baik sebagai instrumen, tetapi juga dapat melengkapi setiap ruangan sebagai item interior yang bergaya.

Sama seperti seri PX-S7000, PX-S6000 juga menerapkan perpaduan mekanisme keyboard inovatif Casio dan teknologi pengontrol digital untuk menghadirkan sensasi permainan yang unggul dari seri ini. Kedua model dilengkapi dengan sistem suara dan teknologi sumber suara yang luar biasa, memungkinkan pemain untuk benar-benar terhanyut dalam musik dan menghidupkan permainan dan  ekspresi musik yang lebih luas.

Sistem suara ini adalah teknologi terbaru Casio yang patennya telah didaftarkan, yang dapat menyesuaikan medan suara secara fleksibel berdasarkan posisi piano. Jadi, apa fungsi sistem ini dari aspek performanya?

Speaker ini dilengkapi dengan empat speaker full-range yang masing-masing ditenagai oleh amplifier 8W, diberi casing dari material hibrid resin yang sangat kokoh dan kayu. Desain ini membantu menghasilkan suara jernih namun kuat sehingga dapat meminimalkan distorsi karena getaran simpatik yang tidak diinginkan dapat diminimalkan. Side Enhancing Diffuser dilengkapi dengan speaker luar yang membantu menghasilkan suara yang menyebar luas meskipun piano berukuran ringkas. Berbagai elemen output suara (seperti frekuensi, volume, dan lokalisasi) masing-masing dari keempat speaker pada Sistem Suara Spasial dapat disesuaikan secara tersendiri. Dengan memadukan suara dari empat speaker ini di udara, kami menciptakan medan suara alami yang tidak mungkin dicapai dengan teknologi lama stereo dua saluran konvensional. Ini menciptakan pengalaman audio yang jauh lebih memukau untuk performa pertunjukan yang luar biasa! Speaker ini juga memiliki fungsi surround yang memungkinkan Anda menyesuaikan penyebaran suara dalam tiga tahap.

Untuk menyempurnakan kenikmatan bermain, model PX-S6000 juga dilengkapi dengan suara piano elektrik dan alat musik yang digunakan dalam banyak lagu hits terkenal. Tidak hanya karakteristik alat musik, tetapi juga efek dan tekstur rekaman dapat dibuat ulang secara akurat, sehingga kamu dapat menghidupkan kembali beberapa lagu favorit dari masa lampau dalam pertunjukan musik kamu sendiri!


Monday, December 19, 2022

Audio-Technica BPHS2 – Stereo Broadcast Headset

 BPHS2 dibuat khusus untuk membawa acara siaran berita dan olahraga. Headset stereo yang kokoh ini menawarkan reproduksi vokal yang sangat jelas, serta kenyamanan dan isolasi suara yang pas serta desain closed-back yang low-profile dan on-ear yang didasarkan pada headphone monitor profesional ATH-M60x.

Tidak tanya itu, BPHS2 juga menggunakan driver aperture besar 45 mm yang sama dengan ATH-M60x dan bantalan telinga dan headband busa memori premium, memberikan fidelitas tinggi dan kenyaman untuk dipakai dalam durasi yang lama.

Mikrofon headset hypercardioid dynamic-nya membuat pickup suara tetap fokus pada suara penyiar, bahkan di lingkungan yang keras sekalipun serta disesuaikan untuk mereproduksi suara siaran yang meriah. Mikrofon diletakkan di ujung boom kokoh dengan bagian leher angsa yang kuat dan fleksibel yang memungkinkan mikrofon dengan mudah disesuaikan dan kemudian tetap di tempatnya. Boom juga dirancang untuk dapat diputar ke depan dan ke belakang sehingga headset dapat dikenakan dengan posisi mikrofon di sisi kanan atau kiri.

Microphone
ElementDynamic
Polar PatternHypercardioid
Frequency Response50 – 14,000 Hz (@ 2 cm)
Open Circuit Sensitivity–57 dB (5.6 mV) (0 dB = 1 V/Pa, 1 kHz)
DimensionsHeight: 18.0 mm (0.71”),

Main unit maximum diameter: 23.4 mm (0.92”)

Output ConnectorTB6M

 

Headphones
TypeClosed-back Dynamic (Headphone)
Hypercardioid Dynamic (Microphone)
Driver Diameter45 mm (Headphone)
Frequency Response15-28,000 Hz (Headphone)
50-14,000 Hz (Microphone)
Maximum Input Power1,600 mW at 1 kHz (Headphone)
Maximum Output1,600 mW
Sensitivity102 dB (Headphone)
-57 dB (1.4 mV) re 1V at 1 Pa (Microphone)
Impedance38 ohms (Headphone)
550 ohms (Microphone)
Weight250 g (8.8 oz)
CableDetachable 3.0 m (9.8′) long cable with 6-pin connector at headset end;

3-pin XLRM-type connector (microphone) and 3.5 mm (1/8″) phone plug

(headphone) outputs

ConnectorTB6M jack
MagnetNeodymium (Headphone)
Voice CoilCopper-clad aluminum wire
Accessories IncludedPouch; 3 windscreens; cable clip; 6/3 mm (1/4″) screw-on adapter