Friday, February 10, 2023

Audio-Technica ATW-2120b

Wireless Handheld Microphone System



Audio-Technica ATW-2120 menawarkan fitur-fitur pro dengan harga yang terjangkau, sebagai solusi efektif presentasi, PA, rumah ibadah, klub, restoran, bar dan banyak lagi. Sistem ini memiliki receiver ATW-R2100bI dengan 10 frekuensi yang dapat dipilih pengguna, pemindaian frekuensi otomatis dan sistem penguncian untuk penerimaan bebas interferensi.

Output XLR balanced dan jack phone 1/4 “b dapat terintegrasi dengan berbagai perlengkapan pro dan consumer. Layar LCD yang terang memberikan pengaturan secara visual yang komprehensif dalam kondisi ruangan yang kurang pencahayaan.

Mic handheld ATW-T220a yang disertakan memiliki kapsul cardioid Pro 41 untuk meminimalisir pada bagian off-axis dan feedback rejection.

Dalam paket mikrofon sudah termasuk clamp penjepit dan dua baterai AA 1.5V yang dapat beroperasi hingga 9 jam.

Thursday, February 9, 2023

FOCUSRITE VOCASTER

Apakah ada cara termudah untuk menghadirkan suara berkualitas studio ke podcast ataupun konten lainnya? Ada. Memperkenalkan Focusrite Vocaster, perangkat compact USB interface dengan berbagai fitur cerdas, diantaranya Auto Gain, Enhance dan Easy Start.

 

 

Auto Gain dapat mengatur level gain yang kita butuhkan hanya dengan mengklik sebuah tombol untuk berbagai jenis mikrofon broadcast — tidak perlu booster.
Fitur tombol Enhance memastikan kualitas dan kejelasan suara dapat terjaga dengan baik, lengkap dengan empat preset suara yang pasti disukai kebanyakan podcaster. Easy Start tools yang dimiliki Vocaster, siapapun dapat segera memulai membuat podcast dan mengudara dalam waktu singkat.

 

Melalui Vocaster, Focusrite telah membuat langkah besar dalam mengurangi dampak dari produksi perangkat interface terhadap lingkungan melalui pemilihan komponen secara cermat dan pengguanan packaging plastik yang dapat terurai secara alami dari bahan / material yang dapat didaur ulang.

Vocaster hadir dalam 2 varian, yaitu Vocaster One dan Vocaster Two. Perbedaan keduanya hanya pada jumlah channel input mic. Selebihnya memiliki kesamaan dalam fitur dan performa. Sedangkan bagi mereka yang ingin paket lengkap, juga tersedia Vocaster One Studio dan Vocaster Two Studio. Masing-masing dilengkapi dengan microphone dan headphone.

 

Vocaster One Studio 
Podcast USB Interface Bundle
Vocaster One Studio mempermudah para podcaster untuk mendapatkan pengaturan dan hasil suara berkualitas studio. Kit / bundle ini menyertakan Vocaster One beserta Mikrofon Vocaster DM1 dan Headphone HP60v lengkap dengan kabel-kabel pendukung.

Vocaster DM1 adalah dynamic microphone yang didesain secara optimal untuk mereproduksi suara agar terdengar seperti berada di studio. Mic ini juga dilengkapi dengan gril kokoh dan filter pop internal yang berfungsi mengliminasi suara plosive yang mengganggu.

 

Headphone HP60v memiliki fitur yang biasa terdapat pada headphone studio professional. Gaya close-back mengoptimalkan para podcaster untuk mendengar / memonitor suara mereka sendiri dan mengliminasi suara dari luar yang tidak diinginkan.

 

Kelengkapan dalam Vocaster One Studio.
• Vocaster One
• Mikrofon Vocaster DM1
• Headphone HP60v
• Kabel XLR 3m
• Kabel USB A-C
Vocaster Two Studio
2 Channel Podcast USB Interface Bundle
 
Paket bundling Vocaster yang terdiri dari sebuah Vocaster Two dengan 2 channel input beserta mic Vocaster DM14v, Headphone HP60v dan kabel pendukung. Focusrite Vocaster Two Studio sangat mempermudah dalam membuat konten podcast interaktif yang terdiri dari dua orang dan memastikan kualitas audio sekelas studio professional. Interface Vocaster Two yang ultraportabel dapat mengubah komputer atau iPad USB Type-C menjadi “broaadcast station” yang taktil dan intuitif.

 

 

Fitur Auto Gain yang dimiliki Vocaster secara otomatis mengatur level dalam hitungan detik sebelum mulai merekam. Dengan phantom power dan gain lebih dari 70 dB, Vocaster dapat meningkatkan output mic menjadi sinyal yang kuat. Plus, kita dapat mempermanis suara vokal secara instan dengan tiga preset berbeda yang disediakan, atau ketuk tombol Mute untuk mencegah suara batuk dan bersin tertangkap mic.

 

Vocaster Two Studio juga dilengkapi dengan dua set loopback stereo, yang memungkinkan untuk memasukkan audio dari komputer, seperti musik intro, musik latar, efek suara, panggilan, dan banyak lagi.

 

Kelengkapan dalam Vocaster Two Studio.
• Vocaster Two
• Mikrofon Vocaster DM14v
• Headphone HP60v
• Kabel XLR 3m
• Kabel USB A-C

Wednesday, February 8, 2023

Compact Active Piezo DI – Pendamping yang sempurna untuk instrumen piezo.


 

Radial StageBug SB-4 didesain untuk mempertahankan tome alami instrumen yang dilengkapi piezo saat diamplifikasi melalui PA system. Tidak seperti direct box pada umumnya, SB-4 menampilkan impedansi 5 meg ohm yang sangat tinggi yang memuluskan area peak bermasalah yang sering ditemukan pada instrument dengan transduser piezo. Impedansi yang lebih tinggi ini juga memperluas respons frekuensi untuk menghasilkan suara yang lebih alami dan menyenangkan. Sirkuit aktif menyeimbangkan sinyal audio untuk memungkinkan kabel dengan jarak jauh hingga 100 meter tanpa kehilangan sinyal, sekaligus menghadirkan linearitas spektakuler dan distorsi rendah di seluruh rentang audio. Koneksi Out mencakup aux out untuk ampli panggung ditambah XLR out standar untuk  PA.

Untuk membantu menghilangkan feedback pada situasi live, SB-4 dilengkapi dengan high-pass filter dan 180° polarity reverse switch. Filter high pass menghilangkan bottom end yang berlebihan yang pada gilirannya mengurangi resonansi yang dapat menyebabkan instrumen bergetar. Pembalikan polaritas 180° membantu mengurangi hot spot akustik di atas panggung dengan mengubah hubungan fase antara sistem PA dan akustik ruangan yang dapat digabungkan pada frekuensi tertentu untuk menciptakan peak.

Tuesday, February 7, 2023

Mackie CR6S-X Subwoofer

 POWERED FLOOR-STANDING SUBWOOFER

Subwoofer CR6S-X menampilkan woofer 6,5” dengan output tinggi dan down-firing yang dikombinasikan dengan port yang disetel secara presisi. Dengan subwoofer CR6S-X, Anda akan benar-benar merasakan semua detail hentakan bass, ledakan, dan gemuruh dari musik atau film yang ditonton dan kamu melakukannya dengan penuh gaya.

CR6S-X memiliki bentuk ringkas yang tidak menghabiskan ruang di bawah meja kamu. Dapatkan pengalaman audio penuh dari audio desktop kamu dengan subwoofer CR6S-X.

  • High-output 6.5” LF driver
  • Front Ported for enhanced bass
  • Capacitive touch Volume and Mute controls
  • Compact design saves precious floor space
  • Volume follows source audio
  • Integrated selectable RGB LEDs
  • Stereo 1/8″ input easily connects to CR2-X speakers and other common subwoofer outputs

Monday, February 6, 2023

Mackie CR2-X Cube



PREMIUM DESKTOP SPEAKERS

Ukuran kecil tidak berarti bersuara kecil. Speaker desktop Mackie CR2-X Cube dengan teknologi driver BMR inovatif yang memungkinkan suara sebening kristal dan cakupan suara lebar yang memenuhi ruangan, dalam format yang ringkas.

Para gamer yang menginginkan suara detail tembakan, langkah kaki dan ledakan jauh, tidak perlu mencari perangkat lain lagi. Bagaimana dengan musik? CR2-X Cube memberikan akurasi dan pencitraan spasial yang luar biasa yang berarti vokal akan benar-benar terdengar di depan Anda, gitar akan memiliki kedalaman dan dimensi, dan yang lainnya akan mengklaim spot yang berbeda di area mendengarkan.

  • BMR driver technology for immersive, room-filling sound
  • Capacitive touch Volume and Mute controls
  • Compact design takes up minimal desk space
  • Three inputs – USB-C, 1/8” Aux, and Bluetooth® 5.0
  • Subwoofer output with jack detection
  • Subwoofer crossover mode
  • Headphone output

Friday, February 3, 2023

Mackie CR2-X Bar PRO

 PREMIUM DESKTOP PC SOUNDBAR WITH BLUETOOTH

Mackie CR2-X Bar PRO menghadirkan suara dahsyat dalam desain soundbar ringkas dan tersembunyi yang pas di bawah tampilan desktop. Dari bermain game, dengerin musik hingga nonton film, soundbar ini menghasilkan suara yang jernih dan imersif yang menciptakan pengalaman tak terlupakan.

Teknologi driver BMR yang inovatif memungkinkan suara CR2-X Bar PRO terdengar memenuhi ruangan dalam casing yang begitu ringkas berkat desain cakram datarnya yang unik, serta dapat dihubungkan mudah dengan USB, Analog, dan Bluetooth® tersedia plus output subwoofer onboard.

  • BMR driver technology for room-filling sound
  • Capacitive touch Volume and Mute controls
  • Compact, stealthy design fits under your desktop display
  • Three tone presets – Music, Voice, Game
  • Integrated selectable RGB LED lighting
  • Three inputs – USB-C, 1/8” Aux, and Bluetooth® 5.0
  • Subwoofer output with jack detection
  • Subwoofer crossover mode
  • Headphone output

Thursday, February 2, 2023

Audio-Technica BPHS1


 

Broadcast Stereo Headset with Dynamic Boom Microphone

Audio-Technica BPHS1, stereo headset yang dibuat khusus untuk pembawa acara siaran berita & siaran olahraga (broadcast), pengumuman / paging dan wawancara daring. Headset stereo dengan konstruksi kokoh ini menawarkan reproduksi vokal yang alami dan terfokus, melalui sebuah mikrofon dinamik ber-output tinggi yang dipasang pada gooseneck fleksibel. Desain ear-cup sirkumaural (di sekitar telinga) yang tertutup berfungsi untuk mengisolir telinga dari kebisingan suara latar.

Mikrofon headset memiliki polar pettern cardioid yang dirancang untuk pengambilan suara dengan kejelasan suara maksimum pada berbagai frekuensi. Mic ini lebih sensitif terhadap suara yang berasal dari depan elemen, membuatnya efektif dalam mengurangi pickup suara yang tidak diinginkan.

Boom gooseneck yang fleksibel dapat diputar untuk memudahkan pem-posisian di sisi kanan atau kiri.

Fitur Audio-Technica BPHS1
• Type : Closed-back Dynamic (Headphone), Cardioid Dynamic (Microphone)
• Driver Diameter : 40 mm (Headphone)
• Frequency Response : 20-20,000 Hz (Headphone), 40-20,000 Hz (Microphone)
• Maximum Input Power : 1,600 mW at 1 kHz
• Sensitivity : 100 dB (Headphone), -57 dB (1.4 mV) re 1V at 1 Pa (Microphone)
• Impedance : 65 ohms (Headphone), 560 ohms (Microphone)
• Weight 264 g (9.3 oz)
• Cable : 3.3 m (10.8′) long with 8-pin connector at headset end; 3-pin XLRM-type connector (microphone) and 6.3 mm (1/4″) phone plug (headphone) outputs
• Magnet : Neodymium (Headphone)
• Voice Coil : Copper-clad aluminum wire
• Accessories Included : 3 windscreens; spare connector screw

#AudioTechnica #BPHS1 #broadcastmicrophone #Microphone#Broadcast


Wednesday, February 1, 2023

Novation Launch Control XL MKII

 Ultimate Control Over Ableton Live


Launch Control XL adalah pengontrol utama untuk Ableton Live. Perangkat ini membantu pengguna lebih fokus pada musik dan lebih sedikit penggunaan laptop, dengan menyediakan 16 tombol, 24 kenob, dan 8 fader, yang semuanya berintegrasi mulus dengan Live untuk memberi kendali langsung secara menyeluruh.

Ketika dikombinasikan dengan grid 64-tombol intuitif Launchpad, Launch Control XL memberikan kontrol simultan yang luar biasa atas tampilan sesi, mixer, efek, dan instrumen Ableton Live. Perpaduan yang sempurna dan sangat mudah digunakan! Pada bagian panel utama terdapat LED warna-warni yang menyala untuk membedakan antara send, EQ atau perangkat lainnya.

FiturLaunch Control XL MKII

  • 24 rotary pots with 300 degree motion
  • 24 multi-colour indicator LEDs - one for each pot
  • Eight 60mm Faders
  • 16 assignable multi-colour backlit buttons
  • Additional 8 assignable backlit buttons
  • 2 backlit template select buttons
  • USB B 2.0
  • Kensington Security Slot

#Novation #LaunchControlMK2 #LaunchControl #AbletonLive

Monday, January 2, 2023

Seberapa Penting Audio Interface untuk Live Streaming?

Sama seperti memiliki webcam berkualitas tinggi dengan pencahayaan yang baik di kamar, kualitas audio juga berdampak besar pada reputasi kamu sebagai streamer. Dan salah satu cara termudah dan hemat biaya untuk meningkatkan kualitas audio streaming kamu adalah dengan berinvestasi pada audio interface.




Jika kamu telah melakukan riset tentang apa yang diperlukan untuk penyiapan streaming yang memberi modularitas untuk jangka panjang, kemungkinan kamu juga telah membaca tentang pentingnya audio interface. Namun sebagai perangkat yang umumnya diasosiasikan dengan musisi dan produser, manfaat apa yang diberikan audio interface kepada streamer?

Untuk memahami berbagai manfaat yang diberikan, sangat penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya ‘tugas’ audio interface? Sederhananya, audio interface bertugas mengubah sinyal analog menjadi format digital yang dapat dibaca oleh komputer.

Inilah yang memungkinkan musisi untuk merekam vokal atau instrumen dalam lingkungan digital. Atau dalam hal ini, streamer menggunakan peralatan analog, seperti mikrofon yang menggunakan koneksi XLR, dalam perangkat lunak seperti OBS. Audio interface secara efektif mem-bypass soundcard internal komputer, yang memberikan manfaat terpenting yaitu monitoring yang bebas latensi.

Oke, berikut adalah manfaat utama menggunakan audio interface:

1. Latency-free monitoring (monitoring tanpa latensi)

Monitoring adalah tindakan mendengarkan kembali, dan menganalisis audio apa pun yang dikeluarkan atau diterima. Latensi tambahan apa pun dapat membuat proses monitoring ini menjadi hal yang sangat membuat frustrasi, yang biasanya merupakan gejala penggunaan soundcard internal atau driver bawaan sistem saat merekam atau live streaming.

Misalnya, seorang penyanyi perlu mendengar dirinya sendiri di headphone mereka sendiri selama proses perekaman. Jika ada penundaan (latensi) pada sinyal mereka selama proses ini, akan sulit untuk bernyanyi dengan tempo.

Dan dalam situasi seperti live streaming, kita tidak memiliki waktu pascaproduksi untuk memperbaiki kesalahan apa pun sehingga memiliki umpan balik yang benar-benar real-time sangat penting untuk memberikan performa yang maksimal.



Sederhananya, jika streaming video game ke ribuan pemirsa, kita pasti ingin mendengar sinyal mikrofon  dan sumber audio lainnya terdengar tanpa ada penundaan (delay). Nah, pemantauan (monitoring) bebas latensi berarti;

  • √ Tidak adanya penundaan (delay) pada apa yang kita dengar (ini sangat penting untuk vokal)
  • √ Kita akan mendapatkan pemahaman yang baik tentang apa yang didengar audiens
  • √ Memiliki kontrol penuh atas ouput keseluruhan dari semua sumber audio di headphone dan  dapat disesuaikan dengan tingkat kenyamanan kita.
  • √ Menghemat daya pemrosesan di komputer kita 

2. Preamp yang Lebih Baik

Dengan sendirinya, mikrofon menghasilkan sinyal yang sangat rendah dan pada dasarnya tidak terdengar yang disebut sebagai sinyal level mikrofon. Sinyal level mikrofon tipikal berkisar antara -60dB dan -40dB. Jadi agar pendengar mendengar ini, sinyal perlu diperkuat ke level tertentu. Dan inilah tepatnya yang dilakukan sebuah preamp.

Preamp atau sering kali disebut sebagai mic pre, hanya menerapkan penguatan pada sinyal untuk menaikkannya ke level nominal untuk perekaman atau streaming. Dan salah satu manfaat utama dari audio interface yang bagus sepeti Mackie Onyx adalah menghasilkan sinyal bersih dengan noise rendah.

Preamp dapat memengaruhi sinyal audio Anda dalam beberapa cara:

  • √ Seberapa “bersih” sinyal yang diperkuat
  • √ Sejumlah kebisingan yang dimasukkan ke dalam sinyal setelah dinaikkan (sering disebut sebagai “hiss atau desisan”)
  • √ Nada atau Tone atau “karakter” sinyal, yang biasanya juga disebut sebagai warmth.
  • √ Seberapa banyak Gain yang sebenarnya bisa kita gunakan.

3. Koneksi Mikrofon XLR

Sebelum pembahasan lebih lanjut, mari kita bahas 1 hal ini terlebih dahulu – apakah mikrofon XLR secara inheren lebih baik daripada mikrofon USB?

Nah, tentu jawabannya adalah ya dan tidak.

Faktanya, dalam banyak kasus, mikrofon dibuat dengan komponen internal yang sama atau serupa. Manfaat utama memiliki mikrofon dengan koneksi XLR adalah modularitas yang disediakannya, sedangkan menggunakan mikrofon USB adalah tentang kenyamanan dan memiliki pengaturan minimal dan berbiaya rendah.



Perbedaan utama dengan mikrofon USB adalah mereka memiliki konverter analog ke digital bawaan, yang secara efektif berfungsi sebagai audio interface itu sendiri. Ini juga yang memungkinkan kita memantau audio komputer melalui mikrofon USB.

Dengan koneksi XLR, kita akan memiliki pilihan mikrofon yang jauh lebih luas untuk dipilih termasuk peralatan analog eksternal seperti preamp, audio interface dan lainnya.

Untuk jangka panjang dan sebagai streamer yang mungkin ingin meningkatkan perangkat dari waktu ke waktu, menggunakan audio interface terpisah dengan mikrofon XLR akan memberi lebih banyak peluang untuk memperluas setup dan berinvestasi pada peralatan berkualitas lebih tinggi.

Bagaimana jika hanya ingin menggunakan Mikrofon USB?

Seperti yang dibahas sebelumnya, mikrofon USB sebenarnya juga berfungsi sebagai audio interface itu sendiri, meskipun manfaat yang diberikannya tidak sebanding. Ada beberapa alasan utama dalam memilih untuk menggunakan mikrofon USB:

  • √ Kenyamanan: Mikrofon USB menawarkan solusi sederhana dan minimal untuk penyiapan tanpa memerlukan berbagai peralatan.
  • √ Biaya: Rata-rata, mikrofon USB bisa jauh lebih murah daripada membeli mikrofon XLR, audio interface, dan kabel untuk menghubungkan semuanya. Tetapi sekali lagi, ini mengorbankan potensi kualitas suara dan preamp yang lebih baik.

Jika kita punya rencana untuk menambahkan instrumen apa pun ke setup streaming atau meningkatkan mikrofon di masa mendatang, memiliki antarmuka audio mandiri memberi kita modularitas itu.

Namun, jika kita berencana untuk menggunakan mikrofon, lalu perangkat khusus USB, meskipun terbatas untuk alasan yang telah disebutkan, hal itu akan memberi kita apa yang diperlukan untuk setup streaming sederhana.

Jadi kita sebenarnya tidak membutuhkan interface terpisah jika mikrofon USB sudah sesuai dengan kebutuhan kita sebagai streamer.

4. Kualitas Suara yang Lebih Baik

Secara umum, mudah untuk menjelaskan bahwa audio interface menawarkan kualitas suara yang lebih baik. Tapi apa sebenarnya arti “lebih baik” dalam konteks ini?

Pertama dan terpenting, konverter dalam interface akan memiliki kualitas yang lebih tinggi daripada yang ditawarkan oleh soundcard bawaan. Bagi kebanyakan orang (tanpa telinga yang terlatih), perbedaannya mungkin tidak terlihat, tetapi itu ada.

Audio interface memberi kita kemampuan untuk merekam pada kedalaman bit yang tinggi.


 

Kedalaman bit yang lebih tinggi akan menangkap rentang dinamis yang lebih tinggi dari audio yang sedang direkam. Sample rate menentukan jumlah sampel yang diambil dari sinyal analog per detik. Dengan kata lain, semakin tinggi sample rate, semakin banyak sampel sumber audio per detik yang diambil.

Untuk contoh dunia nyata, banyak CD menggunakan trek yang diekspor dalam 16/44.1 yang berarti kedalaman bit 16 dan laju sampel 44,1 kHz. Ini biasanya lebih dari cukup untuk menghasilkan suara berkualitas tinggi tanpa kehilangan dinamika penting atau informasi audio.

Sedangkan untuk perekaman, banyak yang menggunakan kedalaman bit 24. Sebagian besar interface menawarkan perekaman resolusi tinggi dengan 24 bit dan kecepatan sampel hingga 192kHz. Namun, ada batasan praktis untuk kedalaman bit yang kita gunakan karena apa pun yang lebih tinggi mungkin muncul beberapa isu seperti ukuran file besar atau beban berat pada CPU komputer kita.

Jadi, audio interface mana yang harus kita beli?

Berikut adalah rekomendasi untuk audio interface yang sempurna untuk live streaming dan mereka yang baru memulai membuat setup streaming:

  1. M•Caster Studio Livestream Mixer
  2. Onyx Artist 1×2 Audio Interfac
  3. M•Caster Live Streaming Mixer